RADAR JOGJA – Kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan Covid-19 terbilang masih sangat rendah. Hal itu terbukti masih terjadinya klaster hajatan di Kalurahan Banjarharjo, Kalibawang, Kulonprogo.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati menyampaikan, pihaknya mencatat sudah ada 90 orang yang terkonfirmasi positif dari klaster itu. Adapun penularan dari kegiatan hajatan yang digelar awal Juni lalu.

Dalam hajatan itu diketahui ada salah satu tamu undangan yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun tetap hadir. Dikarenakan kegiatan itu melibatkan banyak warga dan digelar acara makan bersama serta organ tunggal, penularan pun tak dapat terhindarkan.

“Hingga saat ini tercatat ada 90 warga yang positif dan terdistribusi di enam RT, paling banyak di RT 16 dan 13. Sampai sekarang kami juga masih melakukan pemeriksaan kepada warga lain yang menunjukkan gejala,” ungkap Baning kemarin (28/6).

Adanya klaster hajatan itu, lanjut Baning, memang cukup mendominasi penambahan kasus Covid-19 di Kulonprogo. Di mana pada Sabtu dan Minggu (26-27 Juni 2021), Gugus Tugas mencatat rekor penambahan kasus konfirmasi positif dengan total 550 kasus.

Kemudian hingga Senin (28/6) tercatat mencapai 8.243 kasus. Dari jumlah itu 131 kasus isolasi di rumah sakit, 1.896 isolasi mandiri, 5.537 selesai isolasi, 537 kasus sembuh, dan 142 kasus meninggal.

“Dengan terus bertambahnya kasus konfirmasi positif ini, kami imbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tandas Baning. (inu/laz)

Kulonprogo