RADAR JOGJA – Klaster penularan Covid-19 di kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo kembali meluas. Total sudah ada 45 orang yang terkonfirmasi positif dan sudah menyebar ke keluarganya.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati menyampaikan, jumlah terkonfirmasi positif itu terdiri atas 30 pegawai Dispar dan 15 orang lainnya merupakan keluarga dari pegawai yang terkonfirmasi positif.

Ia menambahkan, pihaknya kini juga tengah melakukan tracing terhadap kontak erat pegawai yang terpapar Covid-19. Yakni dengan melakukan rapid test antigen terhadap anggota keluarga para pegawai yang berjumlah 72 orang.
“Untuk konfirmasi positif di kantor Dispar kini total 45 kasus, kemudian 75 orang sedang kami lakukan tracing,” ujar Baning dalam keterangannya (19/6).
Terkait penyelidikan kasus penularan, Baning menyatakan awal penularan di salah satu instansi pemerintahan itu kemungkinan berasal dari luar. Sebab sebelum adanya temuan kasus Covid-19, aktivitas pegawai di luar perkantoran itu cukup banyak.

Sebagaimana diketahui, munculnya klaster penularan Covid-19 di kantor Dispar Kulonprogo terungkap setelah ada salah satu pegawai yang menguhkan gejala anosmia. Setelah dilakukan swab test kemudian didapati hasil positif.
Dengan kepastian dibukanya kantor Dispar Kulonprogo, Baning menyatakan pada Senin (21/6) pelayanan di instansi itu sudah berjalan normal. Namun secara terbatas, karena hanya memaksimalkan pegawai yang tidak terpapar Covid-19.

“Rencananya pelayanan di kantor itu bisa dilakukan Senin, namun secara terbatas dengan pegawai yang hasilnya sudah negatif,” atanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito menyatakan, total ada 42 pegawai yang menjadi sasaran tracing dari kasus penularan di kantor yang dipimpinnya. Dari jumlah itu, 23 pegawai sudah menjalani swab tes ring pertama dan ditemukan 19 orang terkonfirmasi positif. Swab tes ring kedua kemudian dilanjutkan kepada 19 pegawai lainnya dan kini tengah menunggu hasil. (inu/laz)

Kulonprogo