RADAR JOGJA – Pemkab Kulonprogo, melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, mencatat tingkat konsumsi ikan di Kulonprogo masih jauh dari harapan, bahkan jauh di bawah rata-rata provinsi. Padahal produksi ikan di wilayah tersebut terbilang cukup melimpah.

Kepala Dimas Perikanan dan Kelautan Kulonprogo Sudarna mengatakan, hingga triwulan I tahun 2021 ini realisasi produksi perikanan budidaya telah mencapai 4.379,10 ton. Sementara realisasi produksi perikanan tangkap mencapai 258,74 ton.

Kemudian pada 2020 lalu jumlah produksi perikanan tercatat bisa mencapai 18.791,61 ton. Sementara tahun Dinas Kelautan dan Perikanan menarget produksi ikan dapat tercapai 17.154 ton. “Perikanan budidaya lebih banyak menyumbang pencapaian realisasi produksi perikanan dibandingkan perikanan tangkap,” ujar Sudarna kepada Radar Jogja, Kamis (7/6).

Sayangnya, meski tingkat produksi ikan di Kulonprogo tinggi. Permintaan ikan di wilayah tersebut justru terbilang sangat rendah. Hal itu terlihat dari rendahnya tingkat konsumsi ikan di masyarakat.

Sudarna menerangkan, tingkat konsumsi ikan di Kulonprogo di 2020 hanya sebesar 26,49 kilogram/kapita/ tahun. Jumlah itu masih jauh terpaut dari rata-rata konsumsi kabupaten lain di DIJ yang mencapai 36,50 kilogram/kapita/tahun.

Dengan rendahnya tingkat konsumsi ikan, kondisi tersebut memaksa para petani untuk memasarkan hasil perikanannya ke daerah lain. Sehingga produksi ikan di Kulonprogo justru banyak diserap dari luar wilayah. “Permintaan ikan di Kulonprogo dari tahun ke tahun punya kecenderungan meningkat. Meskipun demikian tingkat permintaan tersebut belum sesuai harapan,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Kulonprogo Sutedjo khawatir rendahnya tingkat konsumsi ikan dapat berdampak terhadap pemenuhan gizi masyarakat. Terlebih dengan melihat tingginya angka stunting atau kekerdilan pada balita di wilayah tersebut.

Menurut dia, konsumsi ikan bisa menjadi salah satu solusi bagi permasalahan gizi masyarakat Kulonprogo. Sebab ikan kaya akan gizi esensial yang bermanfaat bagi kesehatan. “Melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan kami harapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan arti pentingnya makan ikan bagi pertumbuhan, kesehatan dan kecerdasan manusia,” terang Sutedjo. (inu/pra)

Kulonprogo