RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo melalui Dinas Kesehatan dipastikan akan menerima jatah 5.000 dosis vaksin jenis AstraZeneca dari Pemprov DIJ. Vaksin tersebut rencananya akan diprioritaskan untuk mengejar rendahnya target vaksinasi bagi lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Sri Budi Utami menyampaikan, jumlah tersebut merupakan jatah penerimaan vaksin AstraZaneca tahap pertama. Yang dimana vaksin tersebut akan disasarkan kepada para lansia dengan usia diatas 50 tahun.

Untuk tahap pertama, Sri menyatakan bahwa gugus tugas akan menerima sebanyak 5.000 dosis dan kemudian tahap berikutnya akan menyusul. Sesuai dengan kebijakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIJ terkait penyaluran vaksin.

Dia mengatakan, sebelumnya Pemprov DIJ sebelumnya telah menerima sebanyak 250.000 dosis vaksin jenis AstraZeneca dari pemerintah pusat untuk kemudian dibagi ke lima kota/kabupaten. Melihat jumlah tersebut, dia optimistis vaksin tersebut dapat mencukupi target vaksinasi di Kulonprogo.

Sri menambahkan bahwa Kamis (3/6), dinkes juga telah melakukan vaksinasi AztraZeneca terhadap 177 lansia. Hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) “Harapannya ribuan dosis vaksin yang kami terima pada tahap pertama bisa diserap dengan cepat,” ujar Sri disela webinar bertajuk Apa dan Bagaimana Vaksin Astrazeneca pada Jumat (4/6).

Sementara untuk tahapan keseluruhan vaksinasi di Kulonprogo, Sri menyatakan gugus tugas telah menyelesaikan tahapan vaksinasi dosis pertama untuk sasaran prioritas sebanyak 33.217 orang. Dengan jumlah itu capaian vaksinasi di wilayah tersebut telah mencapai 30 persen dari total sasaran sebanyak 105.298 orang. (inu/bah)

Kulonprogo