RADAR JOGJA – Pemahaman tentang keamanan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak kecil. Hal itulah yang mendasari Jajaran Polsek Sentolo untuk mendirikan taman lalu lintas bagi anak usia dini di kawasan Sentolo, Kulonprogo.

Sebagai informasi, taman lalu lintas di Polsek Sentolo merupakan taman edukasi pertama dari seluruh Polsek di wilayah Kulonprogo. Upacara peresmian taman lalu lintas sendiri dilaksanakan di Mapolsek Sentolo, kemarin (28/5).

Kapolsek Sentolo, Kompol Ngadiran mengatakan, tujuan didirikannya taman lalu lintas sebagai wadah edukasi bagi anak usia dini tentang ketertiban lalu lintas. Harapannya, anak-anak mengerti tentang keamanan berkendara dan arti rambu-rambu di jalan raya. Taman ini, juga memiliki tujuan pendidikan bagi anak usia dini di wilayah Sentolo.

”Harapannya anak-anak TK atau PAUD bisa bermain dan belajar di taman lalu lintas tersebut,” ujarnya disela peresmian, Jumat (28/5).

Lebih lanjut, Ngadiran menjelaskan bahwa hadirnya taman lalu lintas itu merupakan upaya pemanfaatan lahan tak terpakai Mapolsek Sentolo. Dimana, pada halaman belakang terdapat tanah kosong yang hanya digunakan sebagai tempat menaruh barang bukti kecelakaan.

Oleh jajaran Polsek Sentolo, lanjutnya, kemudian diusulkan agar lahan tersebut bisa lebih bermanfaat, tidak hanya bagi bagi petugas kepolisian namun juga masyarakat. Sehingga, munculah gagasan taman lalu lintas yang kemudian terealisasi seperti saat ini.

“Selain memberi sarana edukasi lalu lintas bagi anak-anak, ini juga kami lakukan sebagai upaya mendekatkan polisi kepada masyarakat,’ imbuh Ngadiran.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Tartono mengaku bangga dengan inovasi yang dicetuskan oleh Jajaran Polsek Sentolo. Dia berharap agar taman lalu lintas itu bisa punya manfaat yang besar bagi masyarakat disekitarnya.

“Saya mengapresiasi dan memberi penghargaan kepada Polsek Sentolo. Harapannya taman lalu lintas ini tidak hanya memiliki fungsi edukatif namun juga fungsi rekreatif,” ujar perwira dengan dua melati di pundak tersebut. (inu/bah)

Kulonprogo