RADAR JOGJA – PT Wika-ADP KSO buka suara terkait persoalan proyek pembuatan beton untuk pengaman muara Sungai Bogowonto, yang sempat diprotes salah satu warga.

Humas PT Wika-ADP KSO Gentur Priyadi mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan solusi untuk permasalahan yang melibatkan salah satu warga terdampak itu. Yakni, dengan pemberian kompensasi yang diberikan dalam waktu ini.

Gentur menerangkan, pemberian kompensasi kepada warga terdampak asal Padukuhan Kledekan Kidul, Yuni Kurniasih, yang merupakan putri dari Kasihan, memang diberikan berbeda dengan warga lainnya.

“Berkaitan dengan kompensasi untuk keluarga Pak Kasihan sengaja kami bedakan dan belum kami salurkan bersama dengan warga lainnya. Dikarenakan selain kompensasi berupa uang, kami juga merencanakan bantuan jaminan kesehatan untuk meringankan biaya pengobatan salah satu anggota keluarganya yang sakit,” ujar Gentur, Jumat (21/5).

Sebagaimana diberitakan Radar Jogja pada Selasa (18/5) lalu, warga Padukuhan Kledekan Kidul ,Kalurahan Jangkaran Temon, Kabupaten Kulonprogo Yuni Kurniasih mengeluhkan adanya dampak proyek berupa suara bising dan rumah retak akibat berjalannya proyek. Dia juga mengaku belum mendapat kompensasi meski merasakan dampak secara langsung.

Lebih dari itu, Gentur menyampaikan pelaksana proyek juga telah memfasilitasi pihak keluarga Yuni, dengan memberikan rumah singgah sementara yang jauh dari lokasi proyek. ”Harapannya, anggota keluarga yang tengah sakit itu tidak terganggu dengan aktivitas proyek,” terangnya.

Sementara terkait permasalahan minimnya sosialisasi, dia menyatakan pihaknya telah menggelar sosialisasi sebanyak dua kali. Yakni pada 9 November 2020 di kantor Kapanewon Temon dan 17 November 2020 di Balai Desa Jangkaran.

Namun, diakui memang tidak bisa menghadirkan seluruh warga karena situasi pandemi Covid-19. Sehingga, sosialisasi diberikan kepada beberapa perwakilan dan pihak desa untuk kemudian disampaikan kepada warga terdampak.

Lurah Jangkaran, Murtakil Humam menyatakan bahwa tahapan sosialisasi proyek pembuatan beton untuk pengaman muara Sungai Bogowonto itu sudah disampaikan secara menyeluruh. Dia pun memastikan semua warga Jangkaran yang terkena dampak telah menerima informasi tentang pelaksanaan proyek.
“Sudah disosialisasikan kepada seluruh warga tentang proyek itu,” tegasnya. (inu/bah)

Kulonprogo