RADAR JOGJA – Ron-ron Dog Care (RRDC) Jogja melakukan evakuasi terhadap anjing-anjing yang sebelumnya disita Jajaran Polres Kulonprogo saat operasi Ketupat 2021 , Kamis (6/5). Anjing-anjing tersebut rencananya dirawat di shelter yang dimiliki RRDC Jogja.

Total ada 63 anjing yang dibawa untuk dievakuasi. Sebenarnya total ada 78 anjing yang disita oleh petugas Polres Kulonprogo. Namun sebelas ekor di antaranya mati karena kondisinya sudah lemah. Ada juga beberapa yang lepas.

Anjing-anjing tersebut dibawa dari Garut, Jawa Barat dan rencananya dibawa ke Surakarta, Jawa Tengah untuk dijual dagingnya. Beruntung upaya penyelundupan hewan tersebut berhasil digagalkan petugas perbatasan wilayah dalam operasi pengawasan pemudik.

Pendiri RRDC Jogja Victor Indra Buana mengatakan, anjing-anjing tersebut nantinya akan ditampung olehnya terlebih dahulu di selther RRDC. Supaya hewan-hewan tersebut bisa mendapatkan perlakuan yang layak.

Victor menyatakan, beberapa anjing yang disita memang sebagian ada yang dalam kondisi sakit dan segera membutuhkan perawatan. Hal itu, karena sebelumnya anjing-anjing tersebut dibawa dengan cara yang tidak layak.

“Untuk rencana jangka pendek jelas akan kami tampung lalu rawat anjing-anjing ini. Intinya sebisa mungkin kami selamatkan dulu nyawa mereka,” ujar Victor di Mapolres Kulonprogo, Jumat (7/5)

SELAMATKAN SATWA: Total ada 63 anjing yang dibawa untuk dievakuasi. (IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)

Sementara Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, penangkapan terduga penyeludupan anjing tersebut bermula ketika petugas perbatasan melakukan giat pemantauan pemudik di Pos pengamanan Temon pada Kamis (6/5) pada pukul 01.30 dini hari.

Saat itu, petugas memberhentikan mobil pikap bernopol AB 1779 MK yang dikemudikan oleh Sugiatno,50 warga Duren Sawit, Jakarta dan Suradi,48 warga Sragen, Jawa Tengah. Ketika dilakukan pemberhentian diketahui keduanya membawa 78 anjing yang disimpan dalam karung dan diletakkan di bak belakang mobil serta digantungkan dengan palang besi khusus.

Anjing-anjing tersebut dibawa dari Garut, Jawa Barat dan rencananya dijual dagingnya ke Surakarta, Jawa Tengah. “Saat ini kami tengah lakukan penyelidikan terhadap pelaku pembawa anjing-anjing tersebut. Apakah terbukti melakukan kejahatan atau tidak,” ujar Jeffry. (inu/ila)

Kulonprogo