RADAR JOGJA- Petugas pengawas wilayah perbatasan di Temon, Kulonprogo berhasil mengamankan 78 ekor anjing saat Operasi Ketupat 2021. Anjing-anjing tersebut dibawa dari Garut Jawa Barat dengan tujuan Surakarta, Jawa Tengah untuk dijual dagingnya.

AMANKAN: Polisi mengamankan barang bukti anjing yang dibawa dengan karung. (HUMAS POLRES KULONPROGO FOR RADAR JOGJA)

Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan penangkapan tersebut bermula ketika petugas perbatasan melakukan giat pemantauan pemudik di Pos pengamanan Temon pada Kamis (6/5) pada pukul 01.30 dini hari. Saat itu, petugas memberhentikan mobil pickup bernopol AB 1779 MK yang dikemudikan oleh Sugiatno,50 warga Duren Sawit, Jakarta dan Suradi,48 warga Sragen, Jawa Tengah.

Saat dilakukan pemberhentian tersebut, diketahui keduanya membawa 78 anjing yang disimpan dalam karung dan diletakkan di bak belakang mobil serta digantungkan dengan palang besi khusus. Anjing-anjing tersebut dibawa dari Garut, Jawa Barat dan rencananya akan dijual dagingnya ke Surakarta, Jawa Tengah.

“Saat ini kami amankan mobil beserta anjing-anjingnya karena pengendara mobil tidak dapat menunjukkan surat keterangan kesehatan hewan,” ujarnya, Kamis (6/5).

Saat ini polisi telah menyita mobil Grand Max yang digunakan para pelaku untuk mengangkut hewan tersebut. Kemudian untuk 78 anjing yang dibawa kini tengah dititipkan supaya mendapat perawatan. Sebanyak 10 anjing juga telah dikubur karena sudah mati saat dibawa

Sementara untuk para pelaku, polisi kini tengah melakukan penyelidikan terhadap Sugiatno dan Suradi. Keduanya terancam Pasal 18 UU Nomor 18 Tahun 2009 yang diubah dengan UU No 41 tahun 2016 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan ancaman maksimal dua tahun penjara atau denda Rp1,5 miliar.

“Jika unsurnya tidak memenuhi, pelaku mungkin akan dijerat dengan Pasal UU 18 tahun 2021 tentang Pangan dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun atau denda maksimal Rp2 miliar,” katanya. (inu/sky)

Kulonprogo