RADAR JOGJA – Berkah Lebaran tahun ini sepertinya tidak dirasakan para peternak ayam petelur di Kulonprogo. Pasalnya, harga jual telur di kalangan peternak justru menggelinding.

Salah satu peternak ayam petelur di Kalurahan Bumirejo Kapanewon Lendah, Sumarsih mengatakan untuk saat ini harga jual telur hanya berkisar Rp16.600 – Rp18.000. Harga tersebut masuk dalam kategori rendah dan tidak sebanding dengan biaya pakan serta operasional. Dikarenakan harga jual telur normalnya berkisar Rp 23.000 hingga Rp 25.000 per kilogram.

Dia menyampaikan bahwa harga beli pakan saat ini sudah mencapai Rp 445 ribu per 50 kg. Harga tersebut mengalami kenaikan semenjak akhir 2020 lalu yang berkisar Rp365 ribu, kemudian pada Januari tahun ini naik menjadi Rp 380 ribu.

Kenaikan terus terjadi hingga Maret mencapai harga Rp410 ribu, dan di April menyentuh Rp 425 ribu. ”Kini naik lagi menyentuh Rp 445 ribu,” jelas Sumarsih kemarin (5/5).

Karena tingginya harga pakan ternak, membuat peternak tidak mendapat keuntungan. Kenaikan harga pakan ini tidak diimbangi dengan tingginya harga jual telur.

Selain tingginya harga pakan, Sumarsih mengaku juga dihadapkan permasalahan rendahnya kualitas pakan pabrikan dan buruknya bibit. Sehingga hal tersebut berdampak pada menurunnya produktivitas ayam-ayam petelur miliknya.

Saat kondisi pakan bagus, dia menyatakan ayam pada usia empat bulan sudah bisa menghasilkan telur kemudian di usia enam bulan ayam sudah bertelur secara berkelanjutan. Namun kini ayam tak kunjung bertelur meski udah berusia lima bulan. Sementara ayam yang berusia enam bulan justru hanya bertelur lima puluh persen dari biasanya.

“Pada awalnya kami memelihara ayam 4.000 ekor, sekarang tinggal 2.000. Kami menjual 2.000 ekor secara bertahap karena bibit ayam buruk dan harga pakan tidak seimbang dengan pengeluaran,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kulonprogo, Iffah Mufidati menyampaikan bahwa dari hasil pantauannya dienam pasar tradisional di Kulonprogo, harga telur ayam broiler mengalami kenaikkan sejak April lalu.

Pada awal bulan lalu harga telur ayam menyentuh Rp. 20.333 per kg, kemudian di pertengahan bulan mengalami kenaikan menjadi Rp 24.500 per kg. Lalu di akhir bulan harga rata-rata telur ayam menyentuh Rp 21.333 kg. “Harga ayam telur ayam pada bulan ini terpantau cukup stabil,” ujar Iffah. (inu)

Kulonprogo