RADAR JOGJA – PEMKAB Kulonprogo memastikan pelaksanaan takbiran keliling akan dilarang dan salat Id agar dilaksanakan di rumah masing-masing. Hal itu dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 dalam tiap tradisi di bulan Ramadan.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana menyampaikan aturan terkait pelarangan takbir keliling dan salat Id itu merujuk kepada peraturan Kementerian Agama (Kemenag). Tentang upaya mencegah penularan virus dalam kegiatan keagamaan di bulan Ramadan.
Fajar menjelaskan, untuk kegiatan takbiran hanya diijzinkan digelar di masjid masing-masing. Sementara untuk kegiatan takbiran keliling dipastikan tidak boleh dilaksanakan karena berpotensi menyebabkan kerumunan.

Lebih lanjut, aturan yang sama juga berlaku untuk kegiatan salat Id berjamaah yang biasa digelar di lapangan dengan jumlah massa yang cukup besar. Wakil Bupati Kulonprogo ini menyatakan, untuk kegiatan salat Id diimbau agar digelar di masjid atau rumah masing-masing.

Sementara terkait dengan kegiatan lainnya, seperti pengumpulan dan penyaluran zakat, agar bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. “Tidak boleh dalam satu sentral, contohnya lapangan. Karena bubaran-nya itu bisa terjadi pengumpulan,yang harus dihindari itu kerumunannya bukan salatnya,” ungkap Fajar, Senin (4/ 5).

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo Ahmad Fauzi menyampaikan pada pelaksanaan kegiatan keagamaan bagi umat muslim di bulan Ramadan ini. Seperti salat tarawih dan tadarus Al-quran hanya bisa dilaksanakan pada zona kuning dan hijau. Sementara untuk zona oranye dan merah dihimbau untuk dilakukan di rumah masing-masing.

Kemudian untuk penerapan prokes di tempat ibadah, lanjut Fauzi, takmir masjid atau musala wajib menunjuk petugas yang memantau penerapan protokol kesehatan. Serta mengumumkan kepada seluruh jamaah agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak aman dan alat ibadah masing-masing. ”Selain itu juga agar menyediakan sarana cuci tangan di dekat pintu masuk masjid atau mushala,” ujar Fauzi. (inu/bah)

Kulonprogo