RADAR JOGJA- Pengedaran uang palsu terjadi di Pasar Kliwon, Kalurahan Krangan, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo. Korbannya kali ini seorang pedagang bernama Mardiwiyono ,81, asal Pedukuhan III, Kalurahan Tirtorahayu, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo. Lansia tersebut ditipu oleh pengedar uang palsu untuk bertransaksi unggas di Pasar Kliwon.

Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/4) sekitar pukul 07.00. Dimana pada saat itu, Mardiwiyono menjual delapan ekor anak itik kepada seorang pria yang tidak dikenal di Pasar Kliwon, Kalurahan Kranggan, Kapanewon Galur.

Kedelapan ekor itik tersebut dibeli oleh pria tersebut seharga Rp. 400 ribu rupiah dengan bentuk pecahan empat lembar uang 100 ribu-an. Adapun ciri-ciri pria yang diduga penjual uang palsu tersebut diketahui berbadan tinggi gemuk, memakai jaket dan celana berwarna hitam. Serta mengendarai sepeda motor Vario berwarna kuning.

“Sementara untuk nomor kendaraan tidak diketahui korban maupun para saksi,” ujarnaya Jumat (30/4).

Uang tersebut diketahui palsu oleh korban setelah melakukan transaksi dengan penjual enthok. Dimana oleh penjual enthok disebut bahwa uang hasil penjual kedelapan anak itik tersebut merupakan uang palsu. Peristiwa tersebut kemudian diketahui oleh petugas kepolisian di Polsek Galur.

Terkait dengan kejadian peredaran uang palsu ini, korban Mardiwiyono sampai saat ini masih belum membuat laporan resmi ke Polsek Galur. Namun demikian, petugas kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku pengedar uang palsu tersebut.

Hingga saat ini, petugas telah mengamankan dua lembar uang palsu pecahan seratus ribu rupiah dengan nomor seri : LAC937713 , satu lembar uang palsu pecahan seratus ribu rupiah dengan nomor seri : CFP363238 dan satu lembar uang palsu pecahan seratus ribu rupiah dengan nomor seri : MJL332362.

“Diduga pelaku mengedarkan uang palsu kepada korban dengan memanfaatkan kelemahan korban yang buta huruf dan sudah tua,” ujarnya. (inu/sky)

Kulonprogo