RADAR JOGJA-Kecelakaan  lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Jogja – Wates Km 15, Dusun Malangan, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulonprogo pada Rabu (28/4) pukul 16.40. Peristiwa tersebut melibatkan tiga kendaraan sepeda motor dan empat pengendara, satu orang diketahui tewas.

Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry menjelaskan dalam kecelakaan tersebut melibatkan empat pengendara. Diantaranya Sholeh Daryono,25, warga Purworejo, Yoga Purwo Affriyandi,22,  warga Jepara, Muhammad Affan Af-Fikri,22 warga Cirebon dan pembonceng Rizqi Ramadhan,19 warga Brebes.

Adapun kronologi kejadian, terang Jeffry, bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai Sholeh Daryono melaju dari arah timur ke barat berjalan terlalu ke kanan. Bersamaan dengan itu melaju juga sepeda motor  Yamaha Vega yang dikendarai Affan dan Rizqi serta Honda Beat yang dikendarai Yoga.

Dikarenakan jarak ketiga kendaraan yang terlalu dekat serta sepeda motor Mio terlalu berjalan ke kanan, maka kecelakaan pun tak terhindarkan. Keempat pengedara tersebut kemudian saling tabrak hingga terlempar ke aspal.

“Penyebab kecelakaan diduga karena penggendara sepeda motor Yamaha Mio terlalu ke kanan, karena jarak ketiganya sudah terlalu dekat maka tabrakan pun tak terhindarkan,”ujarnya, Kamis (29/4).

Jeffry menambahkan,akibat kecelakaan itu, keempat orang tersebut mengalami luka-luka yang cukup parah. Bahkan satu orang Muhammad Affan Af-Fikri tewas saat dirawat di RSUD Nyi Ageng Serang karena luka pada bagian dada. Satu pengendara bernama Sholeh Daryono diketahui juga masih tak sadarkan diri.

Sementara untuk kondisi ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan kini telah dibawa ke Polsek Sentolo. Beberapa bagian sepeda motor pun mengalami bengkok serta ringsek.

Dengan adanya kejadian kecelakaan lalu lintas itu, Jeffry menghimbau supaya masyarakat selalu berhati-hati ketika berkendara. Sehingga harapannya kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Masyarakat yang berkendara di jalan juga wajib menaati peraturan yang berlaku, jangan sampai membahayakan orang lain,”katanya. (inu/sky)

Kulonprogo