RADAR JOGJA- Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo, meningkat tajam dari dua pondok pesantren. Sudah sebanyak 104 kasus terkonfirmasi dari dua klaster tersebut. Klaster Ponpes Darul Qarim di Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah, dan Nurul Quran, Kokap  kini mencapai 36 kasus dari 46 penghuninya.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati menuturkan, para santri maupun pengasuh yang telah dinyatakan positif tersebut kini tengah melakukan isolasi mandiri di komplek pesantren.

Sampai saat ini pihaknya juga terus melakukan tracing untuk mengidentifikasi potensi penularan baru. “Semoga tidak ada penambahan kasus lagi untuk klaster ini,” ujar Baning, Jumat (23/4).

Selain ada penambahan di ponpes Darul Qarim, Baning menyatakan bahwa juga ada penambahan di ponpes Nurul Quran. Untuk pondok pesantren di wilayah tersebut total penularan kasus kini telah mencapai 68 orang dari total anggota ponpes yang berjumlah 134 orang.

Baning menjelaskan, mayoritas kasus penularan di ponpes Nurul Quran memang didominasi oleh para santri dengan rata-rata umur 10 hingga 18 tahun. Saat ini, meraka telah dikembalikan ke keluarganya untuk menjalani isolasi di rumah masing-masing.

Terkait dengan wilayah penularan, gugus tugas mencatat banyak terjadi di dusun sekitar pondok pesantren serta ada sebagian di Purworejo Jawa Tengah karena merupakan wilayah asal santri.

“Kami selalu menghimbau kepada para keluarga untuk selalu memantau. Apabila ada keluhan diharapakan langsung melapor ke puskesmas yang ada di wilayah masing-masing,” katanya. (inu/sky)

Kulonprogo