RADAR JOGJA- Rumah milik Agus Triatno,40 warga Dusun Trayu Rt 33 Rw 13, Ngargosari, Samigaluh, Kulonprogo dibobol maling pada Sabtu (17/4). Puluhan handphone dan voucher senilai total 35 juta rupiah raib digondol pelaku.

Kasubaghumas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, aksi pencurian terjadi ketika rumah tengah ditinggal pemiliknya melaksanakan ibadah salat tarawih. Dimana pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat ditinggal pemiliknya.

Adapun kronologi kejadian,bermula ketika korban bersama dengan keluarganya pergi meninggalkan rumah sekitar pukul 19.00. Guna melaksanakan ibadah salat tarawih di mushola yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban.

Namun ketika kembali dari mushola, korban menyadari bahwa handphone milik istrinya yang diletakkan di ruang tamu sudah hilang. Bersamaan dengan hal tersebut tas yang berisi barang dagangannya juga telah raib.

“Sekembalinya dari tarawih saat itu anak korban mencari handphone milik istri korban yang berada di meja ruang tamu dan didapati sudah tidak ada. Beserta tas hijau milik korban yang berisi dagangan milik korban,” ujarnya Minggu (18/3).

Diketahui tas hijau yang digondol pencuri berisi barang dagangan milik korban berupa 19 unit handphone serta voucher pulsa. Adapun total kerugian yang diderita korban mencapai Rp. 35 juta rupiah.

Jeffry menambahkan, saat ini jajarannya telah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus tersebut. Polisi telah memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan sementara diduga pelaku masuk dengan cara membobol pintu belakang rumah. Dikarenakan penghuni rumah sedang pergi melaksanakan salat tarawih, pelaku dengan leluasa masuk dan mengambil barang-barang berharga milik korban.

“Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan pelaku. Diduga pelaku masuk kedalam rumah melalui pintu belakang,” katanya.

Adanya kejadian tersebut, Jeffry berharap agar masyarakat selalu waspada. Sebab meski ditengah bulan suci Ramadhan seperti saat ini, ada beberapa kesempatan yang bisa dimanfaatkan orang-orang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan. (inu/sky)

Kulonprogo