RADAR JOGJA- Selama Operasi Cipta Ramadhan 1442 Hijiriah yang dilaksanakan oleh Polres Kulonprogo. Hingga saat ini petugas kepolisian sudah menyita sebanyak 11 botol minuman keras (miras). Para penjual miras pun melakukan berbagai cara untuk mengelabuhi petugas saat melakukan razia

Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan,  kesebelas barang bukti minuman keras tersebut disita dari berbagai tempat. Adapun diantaranya wilayah Glagah, pada Minggu (11/4) petugas menyita sebanyak empat botol miras bermerk Anggur Merah dari sebuah tempat bernama John Karaoke.

“Operasi ini kami lakukan untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadhan 1442 Hijiriah,” ujarnya, Rabu (14/4).

Jeffery menambahkan, pada hari  Senin (12/4) petugas kembali mengamankan empat botol miras dengan merk yang sama di wilayah Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah dari pedagang miras bernama Muryono,48. Petugas berhasil mendapatkan barang bukti miras berkadar alkohol 19 persen yang disembunyikan di belakang rumah pelaku setelah dilakukan penggeledahan.

Pelaku melakukan berbagai upaya untuk mengelabui petugas. Yakni dengan cara menyimpan barang bukti minuman keras didalam sebuah kardus dan ditutupi pot tanaman.

Selain di dua wilayah tersebut, jajaran kepolisian juga berhasil  mengamankan empat botol miras tanpa ijin edar di wilayah Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo pada Senin (12/4). Dari hasil operasi tersebut berhasil disita tiga botol miras berkadar 19 persen dari tangan penjual bernama Antonius Eko Prasetyo,36.

“Miras yang terbukti dijual tanpa ijin kami sita dan untuk penjual juga telah dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya. (inu/sky)

Kulonprogo