RADAR JOGJA- Sebanyak 140 personel Polres Kulonprogo dikerahkan dalam operasi keselamatan Progo 2021 yang dilakukan selama 14 hari mulai 12-25 April 2021. Petugas kepolisian juga akan berfokus pada pencegahan virus Covid-19.

Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP A. Purwanta mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya bakal membagi personil dalam tiga satuan tugas (satgas). Diantaranya satgas preemtif yang akan melakukan penyuluhan kepada masyarakat, satgas preventif yang melaksanakan patroli dan satgas Ban Ops yang akan membantu pelaksanaan operasi.

Dalam Operasi Keselamatan Progo 2021 itu pihaknya akan mengedepankan sisi humanis kepada masyarakat. Khususnya untuk memberikan pemahaman terkait larangan mudik yang menjadi keputusan pemerintah pusat.

“Jadi kami mengimbau kepada masyarakat agar mau menunda mudik sebagai upaya pencegahan penularan virus. Sehingga harapannya bulan Ramadhan ini bisa berjalan kondusif,” ujarnya, Senin (12/4).

Sementara Wakapolres Kulonprogo Kompol Sudarmawan menuturkan,  pihaknya juga akan melakukan pengawasan di perbatasan wilayah. Diantaranya di Temon yang merupakan perbatasan antara Kulonprogo dengan Purworejo serta Kalibawang, yang berbatasan dengan Magelang.

Pada operasi keselamatan Progo tahun 2020 lalu pihaknya mencatat ada sebanyak 233.193 pelanggaran lalu lintas. Dengan sanksi tilang sebanyak 78.485 serta sanksi teguran 153.708.

“Untuk tahun ini kendaraan yang mau mudik akan kami berhentikan dan periksa dengan edukasi secara persuasif. Kemudian kepada yang bersangkutan akan kami himbau untuk putar balik,” ujarnya. (inu/sky)

Kulonprogo