RADAR JOGJA- Ratusan siswa kelas III SMPN 5 Wates  menjalani asesmen standar pendidikan daerah (ASPD) hari kedua berjalan cukup lancar. Pola penerapan protokol kesehatan juga sudah bagus.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo  Arif Prastowo menuturkan, pelaksanaan ASPD ini akan berlangsung selama empat hari dimulai pada 5-8 April 2021.

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk melihat kompetensi siswa selama menjalani pembelajaran secara daring karena situasi pandemi Covid-19.

Untuk hari pertama dan kedua menurutnya pelaksanaan sudah cukup bagus. Penerapan protokol kesehatannya juga disebut juga sudah sesuai standar.

Kegiatan ASPD  juga untuk melihat kesiapan sekolah dalam menjalani pembelajaran tatap muka (PTM) ditengah masa pandemi. Sebelum nantinya kemudian dilakukan simulasi.

“Untuk pelaksanaanya (ASPD) sudah cukup bagus dan dalam waktu dekat kami juga akan melakukan simulasi untuk memastikan kesiapannya,” ujarnya  disela pemantauan ASPD di SMPN 5 Wates Selasa (6/4).

Selama pembelajaran daring, Arif mengakui pihaknya masih menemui beberapa kendala. Salah satu yang cukup krusial adalah minimnya sinyal internet pada sebagian wilayah di Kulonprogo.

Total ada 50 persen wilayah di Kulonprogo yang mengalami susah sinyal. Kondisi tersebut terjadi pada puluhan sekolah di wilayah Samigaluh, Kokap, Girimulyo dan Kalibawang.

Sementara terkait dengan kesiapan Kulonprogo untuk menggelar PTM, Arif mengatakan, hampir seluruh sekolah sudah dinyatakan siap dalam hal sarana dan prasarana protokol kesehatan. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu vaksinasi bagi para tenaga pendidikan.

“Untuk guru memang harus semua divaksin, April mungkin penyuntikan. Sehingga pada Juli diharapkan PTM bisa dilakukan pada semua sekolah di Kulonprogo,” katanya.

Kepala Sekolah SMPN 5 Wates Boidi menjelaskan, selama dua hari pelaksanaan ASPD ini pihaknya tidak menemui kendala serius. Penerapan protokol kesehatan menurutnya juga sudah berjalan sangat bagus.

“Hanya saja kemarin internet sempat mati namun bisa diatasi. Kemudian untuk listrik mati kami sudah antisipasi dengan menyediakan genset,” jelasnya.

Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan untuk penerapan protokol kesehatan di SMPN 5 Wates sudah cukup bagus. Pola pembelajaran maupun sarana prasarana pencegah penyebaran virus Covid-19 juga cukup maksimal. (inu/sky)

Kulonprogo