RADAR JOGJA-  Kasus pembunuhan sekaligus perampasan dua gadis muda di Kulonprogo berhasil diungkap Jajaran Polres Kulonprogo. Polisi berhasil mengamankan pelaku sekaligus barang bukti milik para korban.

Kabidhumas Polda DIJ Kombes Pol Yulianto mengatakan, pelaku bernama Nurma Andika Fauzy,21 (NAF) itu berhasil ditangkap di wilayah Kalurahan Ngruno Kapanewon Pengasih Kabupaten Kulonprogo. Pelaku ditangkap usai membunuh korban Takdir Sunariati,21 (TS) di Dermaga Wisata Glagah pada Jumat malam (2/4) lalu.

Sebelumnya pelaku juga melakukan pembunuhan kepada Dessy Sri Diantary,21 (DSD) di Wisma Sermo pada 23 April 2021 lalu. Mayat korban ditemukan tergeletak tanpa identitas di lokasi tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara Yulianto menuturkan,  korban DSD tewas karena dibenturkan kepalanya oleh pelaku. Hal tersebut diperkuat dengan hasil otopsi yang menunjukkan adanya pendarahan di bagian otak kecil korban.

“Sementara untuk penyebab kematian korban berinisial TF hingga saat ini masih kami lakukan penyelidikan,” ujarnya di Mapolres Kulonprogo, Senin (5/4).

Yuliyanto menambahkan, adapun motif kejahatan pelaku, karena ingin mengambil barang berharga milik para korban. Sebab, saat mayat kedua korban ditemukan barang-barang berupa kendaraan dan handphone sudah raib. Dompet yang berisi identitas dan uang milik kedua korban pun hilang.

Saat penangkapan, dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan kendaraan milik TS berupa motor Vario bernopol AB 4693 QL. Sementara kendaraan milik DSD mengaku sudah dijual di wilayah Magelang, Jawa Tengah oleh pelaku.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait dengan motif pembunuhan. Serta kemungkinan korban lain dari kejahatan yang dilakukan oleh pelaku.

Diketahui, NAF dulunya juga pernah berurusan dengan polisi. Pada 2018 lalu, pelaku dijebloskan ke penjara karena kasus pencurian burung dan pemerasan.

“Saat ini petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan tentang apa motif pelaku. Serta kemungkinan adanya korban lain,” ujarnya.

Karena perbuatannya pelaku diberatkan pasal berlapis. Yakni Pasal 338 tentang pembunuhan dan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman lima belas tahun penjara. (inu/sky)

Kulonprogo