RADAR JOGJA- Guna mencegah harga bahan pokok meroket saat hari raya Idul Fitri nantinya,Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulonprogo mulai melakukan pengawasan. Salah satunya adalah dengan memantau harga di pasar-pasar tradisional setiap dua minggu sekali.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulonprogo Iffah Mufidati mengatakan, pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional akan dilakukan setiap hari Senin dan Kamis. Adapun pasar yang disasar diantaranya pasar Wates, Sentolo, Bendungan, Temon, Galur, Nanggulan dan Girimulyo.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengetahui kondisi harga di tiap pasar tradisional Kulonprogo. Apabila terjadi gejolak harga, maka pihaknya akan menyiapkan langkah antisipasi supaya harga bisa terkendali kembali.

Terlebih, Disdagin Kulonprogo juga ditunjuk menjadi salah satu anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang bertugas memantau harga bahan pokok. Menjelang bulan Idul Fitri tiba nantinya.

“Pemantauan ini kami lakukan untuk mengetahui apakah harga bergejolak atau tidak di pasar tradisional Kulonprogo jelang hari raya Idul Fitri nanti,” katanya¬† saat dikonfirmasi, Senin (29/3).

Iffah menambahkan, terkait dengan hasil pemantauan Disdagin pada Kamis (25/3) lalu, Iffah menyatakan harga beberapa bagan pokok masih terpantau stabil. Adapun bahan pokok yang terpantau stabil diantaranya gula pasir, minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah.

Untuk gula pasir masih stabil di harga Rp 12.750/kilogram, kemudian minyak goreng kemasan Rp 14.417/kilogram dan inyak goreng curah Rp 14.083/kilogram.

Namun demikian, beberapa bahan pokok ada juga yang mengalami kenaikkan tapi masih dalam kategori wajar. Diantaranya beras IR 1 seharga Rp. 8.967/kilogram menjadi Rp 9.050/kilogram, IR 2 seharga Rp 8.250/kilogram menjadi Rp. 8.333/kilogram, daging sapi seharga Rp. 128.333/kilogram menjadi Rp 129.167/kilogram

Kemudian harga daging ayam kampung yang seharga Rp 67.500/kilogram menjadi Rp. 66.667/kilogram, daging ayam broiler seharga Rp 32.833/kilogram jadi Rp. 32.667/kilogram, telur ayam broiler seharga Rp. 21.500/kilogram jadi Rp. 22.083/kilogram dan bawang merah seharga Rp. 29.833/kilogram jadi Rp. 31.167/kilogram

“Namun ada bahan pangan yang sebelumnya tinggi kini mengalami penurunan. Contohnya cabai rawit merah yang seharga Rp. 104.167/kilogram kini menjadi Rp. 93.000/kilogram,” tambahnya. (inu/sky)

Kulonprogo