RADAR JOGJA- Guna mempercepat kembali putaran roda ekonomi masyarakat yang sebelumnya melamban karena pandemi Covid-19. Komisi I DPRD Kulonprogo mendorong agar Pemerintah Kabupaten memberikan kemudahan akses perizinan bagi pelaku usaha di Bumi Binangun, khususnya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Tujuannya, adalah mendongkrak realisasi investasi di kabupaten Kulonprogo yang sempat terseok-seok pada 2020 silam.

Ketua Komisi I DPRD Kulonprogo Suharto mengatakan, izin UMKM yang dipermudah nantinya diharapkan bisa mendongkrak realisasi investasi di Kulonprogo. Yang dimana pada tahun 2020 lalu sempat merosot drastis. Dimana Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE)-nya bahkan sempat minus sebesar 4,06 persen.

Diharapkan ,” Dengan semakin mudah mengurus izin UMKM, masyarakat tidak kesulitan membuka usaha sendiri. Sehingga nantinya juga akan berdampak pada semakin terdongkraknya realisasi investasi dan mampu melewati target yang sudah ditentukan. Ekonomi warga yang terdampak pandemi Covid-19 juga ikut terdorong,”katanya Senin  (29/3).

Sementara  itu Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprog Robi Ampera menyampaikan, bahwa cepat atau tidaknya penerbitan izin suatu usaha tergantung dari kelengkapan berkas pemohon. Hal tersebut berlaku bagi pelaku UMKM hingga pengusaha besar.

Saat ini pelaku usaha juga diuntungkan dengan pemberlakuan undang-undang omnibus law dan Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM merupakan tindak lanjut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Semua perizinan saat ini sangat-sangat mudah. Lama tidaknya perizinan itu tergantung kepada pemohon dalam melengkapi berkas yang diperlukan terkait dengan perizinan usahanya,” ujarnya. (inu/sky)

Kulonprogo