RADAR JOGJA- Pembangunan jalur kereta bandara kini sudah mencapai lebih dari 83 persen. Dalam proyek tersebut akan ada pemasangan launcher girder jembatan yang melintasi Jalan Nasional di wilayah Temon.

Untuk uji cobanya akan dilakukan ,Rabu (24/3), kemudian  hari Kamis  (27/3) akan dilaksanakan pemasangannya. Karena hal itu jalan tersebut akan dilakukan penutupan dan pengalihan arus.

PPK Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Area 1 Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Dheky Martin mengatakan, pengalihan arus tersebut dilakukan karena akan ada pemasangan launcher girder ketiga di atas jalan tersebut.  Pada tanggal 24 Maret nanti rencananya akan dilakukan uji coba penutupan jalan yang berlangsung mulai pukul 10 malam hingga lima pagi.

“Kemudian pada tanggal 27 Maret 2021 akan dilakukan pengalihan arus lagi di jam yang sama untuk pelaksanaan pemasangannya,” ujar Dheky saat ditemui di Kulonprogo, Senin (22/3).

Dheky menambahkan, dengan adanya penutupan dan pengalihan arus , diharapkan masyarakat bisa turut memaklumi. Serta mengikuti arahan petugas apabila melewati jalan tersebut saat dilakukan penutupan.

Proyek pembangunan jalur kereta bandara yang menghubungkan Stasiun Jogjakarta hingga Yogyakarta International Airport (YIA) ini masih terus berjalan sampai saat ini. Pekerjaan yang kini tengah dilakukan adalah percepatan penyelesaian struktur jembatan, pekerjaan track dan peningkatan track existing.

“Untuk progress pekerjaan fisik sudah mencapai lebih dari 83 persen,” tambahnya.

Sementara Kasatlantas Polres Kulonprogo AKP A. Purwantana menuturkan,  pada penutupan nanti pihaknya sudah menyiapkan upaya rekayasa lalu lintas,  tanggal  24 dan 27 Maret 2021 yakni dengan menyiapkan pengalihan  jalur bagi kendaraan yang masuk ke Kulonprogo maupun sebaliknya.

Dampak lalu lintas yang dihasilkan diprediksi tidak akan terlalu besar. Sebab ditengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini lalu lintas kendaraan yang melewati jalan nasional terbilang cukup landai.

“Kami juga akan tempatkan personil yang mengarahkan dan selalu standby selama selama pengalihan arus ini. Kami pastikan tidak dilepas begitu saja,” katanya. (inu/sky)

Kulonprogo