RADAR JOGJA- Upaya pencegahan Covid-19 memang harus menjadi kesadaran semua orang. Namun sayangnya sampai saat ini banyak masyarakat yang belum sadar tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Salah satu komunitas motor besar Road Glider Owners Group (RGOG) terpanggil untuk mengkampanyekan pentingnya prokes. Selama beberapa hari mereka turun langsung ke tengah masyarakat. Salah satunya ke wilayah Kulonprogo.

Panglima RGOG Indonesia, Yofie Megananta Santosa mengatakan, pihaknya membagi 15 ribu masker dan hand sanitizer pada 22 titik di Kabupaten Kulonprogo. Sarana pencegah Covid-19 itu disalurkan melalui Polsek dan Koramil untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat.

Selain itu, komunitas yang beranggotakan pencinta motor besar tersebut juga menyalurkan bantuan uang tunai senilai lebih dari Rp 150 juta. Untuk diberikan kepada yayasan, lembaga sosial dan masyarakat yang membutuhkan.

Yofie menambahkan, RGOG juga mengadakan kegiatan sosial lain, berupa bersih pantai dan juga penanaman pohon disekitar Glagah.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat DIJ khususnya Kulonprogo,” tambahnya, usai penyerahan bantuan sosial, di Plaza Kuliner Glagah, Sabtu (20/3).

Yofie menjelaskan, digelarnya berbagai kegiatan sosial ini adalah untuk memperingati HUT RGOG yang ketiga. Mengingat para anggotanya berasal dari berbagai daerah. Setiap anggota RGOG yang menjadi peserta bakti sosial diwajibkan memiliki surat bebas Covid-19.

“Apabila peserta belum sempat swab, kami juga menyediakan swab sendiri. Jadi insyaallah kegiatan kami tidak membawa penyakit,” jelasnya.

Sementara Kapolres Kulon Progo, AKBP Tartono sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh RGOG di wilayah kabupaten Kulonprogo. Menurutnya kegiatan sosial seperti itu sangat diperlukan. Mengingat pandemi covid-19 cukup berdampak besar pada ekonomi masyarakat.

Tartono menambahkan, sebagai anggota Polri tentu memiliki kewajiban dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 yakni dengan cara menegakkan aturan protokol kesehatan di masyarakat. Untuk itu, jajarannya selalu senantiasa mengingatkan masyarakat untuk patuh terhadap himbauan pemerintah.

“Seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi,” katanya.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo berharap bentuk dukungan dan partisipasi dari RGOG bisa bermanfaat bagi masyarakat Kulonprogo. Dia pun mendorong agarĀ  lembaga-lembaga dan organisasi-organisasi lain bisa meningkatkan kepeduliannya.

“Harapannya, kegiatan dari RGOG ini bisa menggeliatkan roda pariwisata dan perekonomian yang terkena imbas dari pandemi. Selain itu anggota RGOG juga bisa memberikan teladan dalam tertib berlalu lintas,” ujarnya. (inu/sky)

Kulonprogo