RADAR JOGJA- PT Angkasa Pura I (Persero) akan mengadakan sarana GeNose C19 test di Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo.Dengan alat tersebut waktu dan biaya untuk memenuhi syarat perjalanan bisa menjadi cepat.

Direktur Operasional PT Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose mengatakan, ”Digelarnya simulasi di YIA Kamis (18/3) untuk melihat situasi ketika Genose diaplikasikan kepada penumpang pesawat nantinya.

Dalam simulasi tersebut pihak bandara melibatkan para pegawai YIA yang berjumlah puluhan orang.Dari hasil simulasi tes uji usap dengan menggunakan alat buatan UGM tersebut memang lebih cepat dan efektif. Jika dibandingkan dengan rapid test antigen. Dari segi harga pun juga lebih murah.

“Kegiatan simulasi ini adalah yang pertama di YIA dan belum menyasar kepada pengguna bandara. Dari simulasi tadi setiap satu orang hanya menghabiskan waktu 12 menit, lebih cepat daripada rapid tes antigen yang biasanya sampai setengah jam,” katanya  disela pemantauan simulasi.

Wendo menambahkan, untuk pemberlakuannya bagi masyarakat umum, dia belum dapat memastikan karena belum ada keputusan resmi dari gugus tugas nasional. Namun rencananya tes Genose dapat segera berlaku sebagai syarat perjalanan untuk transportasi udara.

Ada lima bandara di bawah naungan Angkasa Pura 1 yang akan melangsungkan simulasi tes Genose. Yang pertama adalah YIA dan pekan depan akan digelar simulasi di Juanda Internasional Airport.

“Untuk trial-nya (simulasi) di tiap bandara kami siapkan tiga unit. Dan untuk kebutuhan di Angkasa Pura akan dipenuhi secara bertahap,” tambahnya.

Kasubdit Standarisasi Keselamatan Bandara Kementerian Perhubungan Dwi Afrianto,  berharap pada 1 April 2021 nanti hasil tes Genose bisa resmi dijadikan salah satu syarat perjalanan udara secara nasional.

Pihaknya juga akan mencoba untuk mengintegrasikan Genose dengan teknologi di bandara supaya pelayanan tes bisa lebih cepat.

“Kami harap  1 April sudah ada legal standing. Dari simulasi ini secara operasional tes Genose bisa sesuai target dan dengan penambahan IT kedepannya semoga tes bagi penumpang bisa lebih cepat,” ujarnya.

Salah satu peserta simulasi Elsa Clarissa mengatakan,  tes menggunakan Genose memang lebih efisien dibandingkan tes Covid-19 lainnya. Karena dalam Genose waktu tes-nya yang lebih cepat sehingga sangat membantu bagi calon penumpang pesawat. “Dengan Genos memang lebih efisien dibanding dengan antigen. Selain cepat, genose juga tidak sakit seperti rapid antigen,” katanya. (inu/sky)

Kulonprogo