RADAR JOGJA – Sebanyak 13 orang positif Covid-19 yang tertular dari klaster hajatan Kalurahan Bojong, Kapanewon Panjatan, dinyatakan sembuh. Dengan jumlah tersebut, total kasus dari klaster itu berkurang menjadi dua puluh lima kasus.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana menyatakan belum ada penambahan kasus dari klaster Bojong. Sehingga jumlah keseluruhan dari klaster tersebut masih terdata 38 kasus.

Terhitung hari ini (16/3), Fajar menyatakan sudah ada 13 orang sembuh dan selesai isolasi. Sehingga jumlah total di klaster tersebut berkurang menjadi 25 kasus. ” Namun sudah selesai ada 4 orang dan tinggal 34 orang yang belum selesai. Kemudian besok (hari ini,Red) tinggal 25 orang yang belum selesai,” terang Fajar, Senin (15/3).

Fajar melanjutkan, pihaknya juga telah memaksimalkan upaya tracing guna melihat apakah potensi tambahan penularan. Dari hasil tracing tersebut, dia menyatakan belum ada penambahan kasus hingga saat ini. “Kalau ada penambahan mungkin kasus baru atau yang belum di-tracing,” sambungnya.
Dikonfirmasi terpisah, Lurah Bojong, Dwi Andana menyatakan saat ini kantor kalurahan sudah mulai beroperasi normal kembali. Namun demikian, belum semua pegawai kalurahan bisa memberikan pelayanan. Karena sebagian pegawai lain masih harus menjalani isolasi.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kantor kalurahan Bojong sempat ditutup karena terindikasi sebagai lokasi penularan. Total ada sebanyak 17 pegawai di kantor tersebut yang harus menjalani swab dan isolasi mandiri. “Untuk hari ini (kemarin,Red) pelayanan sudah kembali dibuka, namun hanya dilayani sepuluh pegawai. Tetapi besok (hari ini) semua pegawai sudah full team kembali,” ujarnya. (inu/bah)

Kulonprogo