RADAR JOGJA-  Tidak lama lagi  masyarakat Jogjakarta dapat menikmati akses transportasi yang sudah terintegrasi.  Hal tersebut menyusul akan rampungnya proyek kereta bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Dimana proyek tersebut sudah mencapai lebih dari 80 persen dalam pengerjaannya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan,  per Maret 2021 ini progres pembangunan kereta bandara sudah mencapai 83,6 persen. Dimana jalur kereta api tersebut akan dibangun sepanjang 5,3 kilometer guna menyambungkan Stasiun Kedundang dan Stasiun Bandara YIA.

Pembangunan kereta bandara merupakan hal yang tak terpisahkan dengan hadirnya YIA di Kulonprogo. Bandara yang sudah masuk predikat internasional dan sudah mampu didarati pesawat berukuran besar itu, harus memiliki konektivitas dan integrasi antar moda transportasi yang baik.

“Bandara YIA bisa menampung sekitar 20 juta penumpang per tahun, maka itu harus memiliki konektivitas yang baik melalui kereta bandara, yang dapat menghubungkan antara Stasiun Tugu dengan bandara YIA Kulonprogo,” ujarnya disela kunjungan pada Jumat (12/3).

Budi menambahkan, upaya tersebut juga untuk mendukung Borobudur sebagai kawasan destinasi wisata prioritas. Sehingga masyarakat masyarakat juga bisa lebih nyaman menggunakan kereta bandara.

Dia merencanakan, untuk jumlah perjalanan kereta bandara dari Stasiun Tugu-YIA sepanjang 40,23 km ini  adalah sebanyak 24 trip/hari. Dengan menggunakan 4 train set kereta rel diesel listrik (KRDE) dan berkapasitas angkut mencapai 4.800 penumpang/hari.Sementara, waktu tunggu antar kedatangan kereta (headway) yaitu sekitar 30 menit.

Untuk kecepatan kereta maksimal dapat mencapai 80 km/jam dengan waktu tempuh hanya sekitar 45 menit. Lebih cepat jika dibandingkan dengan perjalanan jalan raya yang bisa memakan waktu 1-2 jam. Lalu tarif yang berlaku diperkirakan sebesar Rp 25.000.

“Dari Stasiun Tugu Jogjakarta, perjalanan kereta bandara ini akan berhenti di dua stasiun yaitu Stasiun Wates dan Stasiun YIA,”tambahnya.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Tengah Nur Setiawan Sidik kepada media sebelumnya menuturkan,  bahwa pembangunan jalur KA Bandara YIA ditargetkan rampung pada Juli 2021. Saat ini pihaknya tengah berfokus terhadap pembangunan konstruksi struktur elevated dan pemasangan pilar serta pondasi rel.

“Target kita Juli 2021 itu sudah selesai semuanya, mudah-mudahan malah bisa lebih cepat lagi,” katanya. (inu/sky)

Kulonprogo