RADAR JOGJA-  Pesawat kargo jenis Antonov AN 124-100 mulus mendarat di Yogyakarta Internasional Airport (YIA) sekitar pukul 10.00, Rabu (10/3). Pendaratan pesawat kargo buatan Rusia itu merupakan landing perdana pesawat berukuran besar di bandara tersebut.

Pesawat Antonov merupakan salah satu jenis pesawat yang mempunyai kapasitas muatan cukup besar yakni 150 ton. Dengan dimensi sebesar itu Antonov memiliki predikat pesawat terbesar kedua di dunia. Serta bisa mengangkut barang-barang seperti lokomotif, kapal pesiar, helikopter bahkan pesawat tempur.

MUATAN BESAR: Pesawat Antonov merupakan salah satu jenis pesawat yang mempunyai kapasitas muatan cukup besar yakni 150 ton. Dengan dimensi sebesar itu Antonov memiliki predikat pesawat terbesar kedua di dunia. (IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA)

PTS General Manager PT Angkasa Pura YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan, tujuan pendaratan pesawat Antonov di YIA adalah untuk melakukan ekspor barang kargo dari Indonesia menuju LCK Columbus di Amerika Serikat. Ada sebanyak 62 ton barang jenis wire box cable truck yang dikirimkan melalui udara di bandara itu.

Pendaratan Antonov tersebut juga menjadi momentum pendaratan perdana pesawat berukuran besar di YIA.  Bandara YIA sendiri memiliki landasan dengan panjang 3.250 x 45 meter persegi dan siap untuk didarati pesawat berukuran besar lainnya.

“Ini momentum yang baik di YIA, karena secara prinsip dan operasional bandara ini mampu didarati pesawat sebesar Antonov. Dan harapannya bisa didarati pesawat besar lainnya,” ujarnya.

Agus menambahkan, momen ini semakin menegaskan  YIA telah siap menjadi pusat untuk kegiatan ekspor besar. Hal tersebut didukung dengan sudah dimilikinya dua terminal kargo, yakni terminal kargo domestik berkapasitas 390 ton dan terminal kargo internasional berkapasitas 250 ton.

Selama ini YIA sebenarnya juga sudah melayani kegiatan ekspor ke berbagai negara. Seperti ke Jepang, Korea Selatan, Amerika, Australia, Taiwan dan Hongkong. Perhari, rata-rata ada sekitar 32 ton komoditas yang diekspor secara internasional.

Bandara YIA , juga sudah bisa melakukan claerance beacukai. Sehingga berbagai macam berbagai komoditas ekspor mulai dari pertanian hingga industri kreatif dari Jogjakarta dan sekitarnya bisa dilakukan di bandara tersebut.

“Kargo di YIA  juga cukup mumpuni, sehingga kedepan saya sangat optimis bahwa YIA bisa dijadikan suatu tempat untuk ekspor dari Jogja maupun sekitarnya,” tambahnya. (inu/sky)

Kulonprogo