RADAR JOGJA – Selama masa pendemi di Kulonprogo, Gugus Tugas mencatat adanya temuan 115 tenaga kesehatan (nakes) terpapar virus Covid-19. Jumlah tersebut terjadi pada nakes yang berprofesi dari dokter hingga kalangan petugas administrasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati menyampaikan bahwa temuan banyaknya nakes terpapar Covid-19 itu tercatat sejak virus masuk ke Kulonprogo pada awal tahun 2020 lalu. Sehingga sebagian besar sudah dinyatakan sembuh dan beberapa menjalani isolasi.

Baning mengaku belum tahu persis berapa nakes yang masih terkonfirmasi positif. Namun dari informasi yang dia ketahui, kemungkinan masih ada 15 nakes yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.

Dia mengatakan, dari catatan gugus tugas terkait penularan virus di kalangan petugas kesehatan, jumlah terbesar ada pada profesi perawat sebanyak 41 persen. Disusul petugas administrasi di layanan kesehatan sebanyak 18 persen, pada bidan 14 persen, dan dokter 12 persen. “Kemudian sisanya (15 persen) ada pada profesi apoteker, sanitarian dan petugas gizi,” ujar Baning, Minggu (24/1).

Terkait dengan adanya penularan di kalangan petugas kesehatan ini, Baning menyatakan bahwa dari hasil tracing para nakes tidak tertular ketika melakukan pelayanan. Namun justru saat berada di rumah dan melakukan kontak dengan keluarga serta orang-orang terdekat.

Hal tersebut, karena menurutnya pada saat melakukan pelayanan kesehatan para nakes dipastikan sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap. Ketika usai menjalankan profesinya, disitulah para nakes kemudian tertular karena sudah mencopot APD-nya. ”Sehingga penularan justru terjadi karena perilaku di luar pelayanan,” ujar Baning.

Sementara terkait dengan perkembangan kasus Covid-19 di Kulonprogo, Baning menyampaikan bahwa hingga Sabtu (23/1) jumlah total konfirmasi positif tercatat ada 1.779 kasus. Dari jumlah tersebut, rinciannya 76 kasus menjalani isolasi di rumah sakit, isolasi mandiri 576 kasus, selesai isolasi 523 kasus, pasien sembuh 529 kasus dan 28 pasien meninggal dunia.

Wakil Bupati Kulonprogo, Fajar Gegana meminta kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan di orang-orang dekat. Adapun caranya dengan menerapkan protokol kesehatan ketat ketika berada di rumah.
”Karena memang untuk Kulonprogo kasus Covid-19 banyak terjadi pada lingkungan keluarga yang notabene bukan karena terjadi di kantor atau pusat perbelanjaan. Sehingga saya minta agar masyarakat selalu waspada,” himbau Fajar. (inu/bah)

Kulonprogo