RADAR JOGJA – Masyarakat Kulonprogo harus lebih waspada terhadap peredaran uang palsu(upal). Pasalnya, jajaran Polres Kulonprogo mendapat laporan bahwa kini terdapat modus baru pada jenis kejahatan tersebut.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry mengungkapkan, modus baru tersebut adalah dengan meminta tolong korban untuk transfer sejumlah uang dan diganti dengan uang cash. Namun uang cash yang diberikan justru uang palsu.

Adapun korban dari modus kejahatan tersebut yakni Sarijono,43 warga Dusun Pripih, Kalurahan Hargomulyo Kapanwon Kokap, Kulonprogo yang merupakan agen BRI Link di desanya.

Dari laporan yang diterima polisi pada Selasa (12/1), terang Jeffery, korban mengaku didatangi seorang pria berusia sekitar 60 tahun untuk meminta tolong ditransfer uang sebesar Rp 5 juta kepada rekening bernama Akhmad Riawan Saiji melalui BRI Link.Setelah diberikan uang tunai, korban kemudian mentransfer sesuai nominal yang diberikan.
“Sebelumnya korban juga sempat mengecek keaslian uang yang diberikan pelaku melalui cahaya lampu, dan terlihat ada benang pengamannya,” ujar Jeffry kemarin (14/1).

Belum sadar bahwa uang yang diterimanya palsu, Sarijono kemudian melakukan transaksi dengan uang tersebut. Korban melakukan berbagai pembayaran dan tarik tunai kurang lebih kepada 10 orang. Setelahnya beberapa orang kemudian mengembalikan uang dari korban karena diduga merupakan uang palsu.

Beberapa hari setelah melayani transfer dari orang asing itu jumlah orang yang mengembalikan uang kepada korban bertambah banyak. Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kokap dan langsung ditangani Polres Kulonprogo.

Jeffry mengungkapkan, kini Polres Kulonprogo telah memeriksa sejumlah saksi dan meminta keterangan dari korban tentang kasus penipuan yang menimpanya. Petugas juga telah mengamankan beberapa barang seperti bukti struk transfer dan uang palsu sebesar Rp350.000.
Setelah adanya penyelidikan, Jeffry mengungkapkan bahwa pelaku sudah ditangkap oleh oleh Tim Buser Kulonprogo di kediamannya yang beralamat di Purworejo. Dari tangan pelaku berhasil diamankan kartu ATM atas nama Akhmad Riawan Sawiji.

”Pelaku diketahui seorang pria bernama Fadlan berusia 64 tahun. Sebelumnya juga ada laporan korban di wilayah Purworejo terkait peredaran uang palsu,” ungkap Jeffry. (inu/bah)

Kulonprogo