RADAR JOGJA – Seorang pria berinisial JP, 37, asal Temanggung, Jawa Tengah nekat menyemprot cairan lem G pada wanita pesepeda yang tak dikenal. Tindakan penganiayaan tersebut dipicu rasa sakit hati dan kecewa.

Rupanya, pernah menaruh hati dengan wanita yang memiliki ciri-ciri seperti korban. Hingga akhirnya, JP ditinggalkan oleh perempuan tersebut setelah diberi uang hingga Rp 8 juta.

Kepada polisi, JP menuturkan wanita tersebut berbadan gempal, berambut pendek dan suka bersepeda di pagi hari. Pelaku mengaku kenal dengan wanita itu belum lama. ”Kenalnya di angkringan,” kata JP dalam rilis yang digelar Mapolres Sleman, Senin (28/12)

Pria yang keseharian bekerja sebagai buruh serabutan ini mengaku jatuh cinta setelah kerap sering bertemu. Setiap pertemuan, JP selalu memberi uang wanita tersebut. ”Saya sakit hati dan merasa ditipu. Sehingga timbul dorongan melakukan aksi tersebut,” aku JP.

Sebelum aksinya teredus oleh kepolisian, JP lebih dulu melakukan aksinya pada 24 Desember lalu. Tepatnya pukul 05.40, saat wanita tersebut melintas di Jalan Gito Gati, Grojogan, Pandowoharjo, Sleman dengan menggunakan sepeda.
Pelaku menyemprotkan begitu saja cairan lem G pada paha dan pinggul korban. Sehingga korban mengalami luka melepuh di paha atas bagian kanan. Kain celana pun terbakar hingga tembus ke kulit korban.

Sementara JP melakukan aksinya dengan menaiki sepeda motor. Setelah menyemprotkan lem G, JP langsung tancap gas meninggalkan korban.
Sebelum terciduk polisi, JP sempat hendak melakukan aksinya di Taman Denggung, Sleman, Minggu (27/12). Dia mencari mangsa dengan target serupa. ”Pukul 06.00 pagi pelaku diamankan di depan SCH, ketika mau mencari korban lagi,” ungkap Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto.

Ternyata, aksinya tersebut sudah dilakukan sebanyak tujuh kali, mulai Oktober hingga Minggu. Hal itu berdasarkan catatan polisi. Tiga aksi di antaranya, dilaporankan kepada polisi, dengan keluhan serupa. ”Disiram cairan oleh orang tak dikenal,” katanya.

Dari tangan pelaku polisi mendapatkan dua botol lem G merk dextone, satu unit motor suzuki nex pinjaman, helm warna hitam, celana panjang milik korban dan pakaian pelaku. ”Pelaku dikenai Pasal 351 KUH Pidana dengan tindak penganiayaan,” jelas Anton. (mel/bah)

Kulonprogo