RADAR JOGJA – Menjadi wilayah penemuan cukup tinggi membuat Kapanewon Wates menaruh perhatian terhadap upaya penanganan DBD. Kepala Puskesmas Wates, Eko Damayanti saat dikonfirmasi menyatakan bahwa hingga tanggal 11 November 2020 di wilayahnya tercatat ada 28 kasus DBD dan 42 kasus DF (Dengue Fever).”Kepadatan penduduk yang lebih tinggi dari kapanewon lain disebut mendorong banyaknya temuan kasus DBD di Wates,” ungkap Eko.

Adapun penanganan yang dilakukan, lanjut Eko, adalah dengan upaya penanganan pasien dengan melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Kemudian, penyelidikan epidemiologi ke lokasi kasus untuk mencari kasus tambahan dengan pemantauan jentik lasa radius 100 meter dari lokasi temuan kasus.Sementara untuk langkah PSN, pihaknya rutin melakukan distribusi abate dan larvasida, kegiatan fogging bagi yang wilayah yang memenuhi syarat.

Serta sosialisasi DBD.”Para kader dan supervisi Pokjamal DB kapanewon juga melakukan pemantauan jentik,” imbuhnya. (inu/pra)

Kulonprogo