RADAR JOGJA – Pemkab Kulonprogo mengembangkan wisata baru di pesisir pantai selatan bernama Pantai Bidara. Destinasi wisata yang bersebelahan dengan Pantai Bugel ini, selain menyuguhkan wisata pantai juga menyimpan sejarah wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito mengatakan, Pantai Bidara sendiri memang merupakan destinasi wisata hasil pengembangan Pantai Bugel. Dibukanya destinasi wisata baru ini juga untuk meningkatkan kunjungan wisata di wilayah barat.

Dia menjelaskan bahwa Pantai Bidara merupakan destinasi wisata yang menyuguhkan keindahan pemandangan laut dan terdapat banyak tumbuhan obat bidara. Itu juga yang menjadi dasar pemberian nama destinasi tersebut. Disekitar pantai juga terdapat pertanian melon milik warga setempat.

Selain menyuguhkan keindahan pantai, Joko menyatakan bahwa Pantai Bidara juga menyimpan sejarah besar Kulonprogo. Diantaranya menjadi tempat produksi garam laut pada jaman dahulu dan sering menjadi lokasi ritual keluarga Keraton Jogja. “Selain itu, di pantai ini juga terdapat sumur tua peninggalan jaman dahulu,” ujar Joko di Pantai Bidara, Jumat (13/11) lalu.

Lebih dari itu, Joko menyebut, Pantai Bidara juga memiliki sisi filosofis seperti garis imajiner di Pantai Parangkusumo. Secara garis lurus Pantai Bidara akan sejajar dengan Nyi Ageng Serang – Stasiun Wates – Alun-alun Wates – Rumah Dinas Bupati hingga yang paling ujung di Puncak Suroloyo.

Guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisata ditengah pandemi Covid-19, Joko mengatakan, pemerintah juga telah menyediakan fasilitas untuk mencegah penularan virus. Serta diharapkan menjadi acuan destinasi wisata yang sesuai protokol kesehatan.

Di lokasi yang sama, Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah dengan masyarakat ini bisa kemudian membangkitkan wisata di Kulonprogo, khususnya Pantai Bidara. Pihaknya juga sudah membentuk tim produksi wisata kolaboratif agar destinasi wisata tersebut benar-benar bisa berkembang. “Semoga upaya yang dilakukan pemerintah ini bisa benar-benar membangkitkan industri pariwisata di Kulonprogo,” ujarnya. (inu/pra)

Kulonprogo