RADAR JOGJA – Sejumlah petani di Kapanewon Temon mengadu kepada Bupati Kulonprogo Sutedjo, Kamis (5/11). Banjir yang terjadi pada 28 Oktober 2020 lalu telah mengakibatkan tanaman melon dan cabai terendam banjir hingga gagal panen.

Perwakilan petani, Bayu Puspo Putro Pangaribawa mengatakan, banjir telah mengakibatkan 16 hektar lahan pertanian di Desa Glagah dan Kalidengan terendam air, sehingga tanaman banyak yang mati dan gagal panen.

Petani menengarai, terendamnya lahan pertanian ini sebagai dampak proyek pembangunan jalur kereta bandara. Banyak saluran pembuangan air tidak berfungsi normal sehingga banjir melimpas masuk ke areal persawahan.

Kulonprogo