RADAR JOGJA – Melalui program Kampung Siaga Bencana (KSB) Indonesia, masyarakat sebagai elemen penting dalam upaya penanggulangan bencana. Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial RI Juliari P Batubara dalam kegiatan Aktifasi KSB Kulonprogo dan Peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia di Aula Adikarto, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (19/8).

Menurut Juliari, penanganan bencana membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Mulai dari pencegahan, tahap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Masyarakat berada di ujung paling depan dalam penanganan bencana. Pendekatan penananggulangan bencana berbasis masyarakat seperti aktivasi Kawasan Siaga Bencana di Kabupaten Kulonprogo menjadi kebutuhan yang sangat penting,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini pihaknya berkolaborasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga, yang melibatkan 185.250 orang di 741 lokasi, termasuk Kulonprogo.  Selama empat tahun, KSB bergerak dalam penanganan kemanusiaan dengan menggandeng LSM, PBB dan Palang Merah.

“Termasuk melibatkan kalangan dunia usaha, salah satunya ikut peduli dalam penanganan Covid-19,” ujarnya. (sky/tif)

Kulonprogo