RADAR JOGJA – Menteri Sosial Juliari P Batubara meninjau penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Kabupaten Kulonprogo, Rabu (19/8). Tercatat ada 136.520 KPM menerima Bantuan Sosial Tunai (BST)  yang tersebar di 5 Kabupaten/Kota di DIJ. Di Kabupaten Kulonprogo sendiri terdapat 20.844 KPM penerima BST/bulan dengan total nilai senilai Rp 6,2 M.

“Saya harap bantuan ini mendukung dan menggerakkan ekonomi lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi setempat, sehingga diharapkan dapat mengatasi permasalahan permasalahan akibat pandemi Covid-19,”  ungkapnya di sela kegiatan di Kantor Pos Wates, Rabu (19/8).

Dana dari bantuan sosial dibelanjakan oleh KPM untuk membeli kebutuhan produksi makanan, minuman, kerajinan, dan industri kecil rumahan yang mencukup kebutuhan lokal. Juliari menilai Kulonprogo patut dicontoh daerah lain. Oleh karena itu Pihaknya meminta Kantor Pos untuk  melayani KPM dengan optimal.

“Yang belum terlayani agar tidak segan datang ke kantor pos.  Bahkan kalau perlu buka sampai malam, tidak harus dilayani di kantor pos tapi juga bisa di kantor desa,  sekolahan,  dan sebagainya,”  ujarnya Mensos.  

Dia berharap BST yang diberikan dapat mengurangi dampak Pandemi Covid-19. Selain untuk meningkatkan daya beli, juga diharapkan menjadi pengungkit ekonomi. 

“Indeks BST sebesar Rp 600 ribu per bulan per KPM selama 3  bulan di Gelombang I. Kini di Gelombang II, indeks BST sebesar Rp300 ribu/bulan selama 6 bulan,” papar Juliari.

Selain BSY, Bantuan Sosial Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT) juga diberikan diberikan kepada  370.343 KPM se-DIJ. Di Kulonprogo penerima Program Sembako ada 48.430 KPM, dengan total nilai bantuan Rp 9,67 M per bulan. Sedangkan indeks Program Sembako sebesar Rp 200 ribu/KPM per bulan. 

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama menambahkan, hingga saat ini PT.m Pos Indonesia telah menyalurkan BST kepada 8.3 juta KPM di 33 Provinsi di seluruh Indonesia. Penyaluran Gelombang I telah selesai dan sebagia  daerah saat ini sudah memasuki penyaluran Gelombang II.

“Selebihnya disalurkan melalui Himbara sejumlah 700.000 KPM. Penyaluran Gelombang I telah selesai,” katanya. (sky/tif)

Kulonprogo