RADAR JOGJA – Pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI diundur di tahun 2021. Hal itu ternyata tidak menyurutkan semangat lima atlet National Paralympic Committee (NPC) Kulonprogo yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) DIJ untuk tetap berlatih.

Ketua NPC Kulonprogo, Widi Nuryanto menyatakan, lima atlet NPC Kulonprogo yang tergabung dalam Pelatda Peparnas yakni Sutriaji dan Widi Nuryanto dari cabang olahraga (cabor) panahan, Qonita cabor bulutangkis, Mohamad Bima cabor tenis meja tuna rungu dan Aditya Bagas cabor catur tuna netra.

“Peparnas sedianya akan dilaksanakan pada Oktober 2020 tetapi mundur menjadi Oktober 2021. Para atlet tetap latihan, latihan dilakukan secara intensif mandiri di rumah masing-masing sesuai arahan pelatih masing-masing cabor,” katanya, Selasa (12/5).

Dijelaskan, sebelum pandemi korona, cabor panahan menjalani latihan rutin di kompleks Stadion Sultan Agung Bantul dan Lapangan UNY Wates. Cabor bulutangkis di GOR UNY dan GOR Sorowajan. Cabor tenis meja tuna rungu di SLBN 1 Bantul dan Cabor Catur di Rotowijayan dan PKBM Banyuraden.

“Meski Peparnas masih lama, latihan tetap jalan. Kami target tiga medali dari lima atlet yang berhasil meraih medali di Peparnas sebelumnya atas nama Sutriaji meraih sebanyak 2 emas, Widi Nuryanto (1 emas dan 1 perunggu) dan Mohamad Bima (1 perak dan 1 perunggu),” jelasnya. (tom/bah)

Kulonprogo