RADAR JOGJA – Tenaga medis sebagai garda terdepan dalam memerangi korona mendapat dukungan dari masyarakat luas di Kulonprogo. Karangan bunga membanjiri RSUD Wates sebagai bentuk dukungan moral kepada para petugas medis yang cukup rentan namun tetap merawat pasien COVID-19 sampai sembuh.

Sejumlah karangan bunga itu dikirimkan masyarakat, di antaraya dari KAT Kangen Wates Jogja Barat, Alumni SMK N 2 Pengasih, Tina & Ludwig Richter, dan juga dari masyarakat Kuncen, Bendungan. “Mereka adalah the real hero Covid-19 yang harus diapresiasi,” kata Ketua KAT Kangen Wates Jogja Barat, Rudiantara saat menyerahkan karangan bunga di RSUD Wates, Selasa (7/4)

Dijelaskan, karangan bunga dan doa mereka berikan sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada para dokter dan petugas medis yang telah gigih berjuang didepan menghadapi COVID-19. Selain karangan bunga, bantuan berupa air mineral, hand sanitizer, masker, dan multivitamin juga diberikan di sejumlah rumah sakit di DIJ. “Mereka besentuhan langsung dengan pasien, tentu mengalami tekanan mental dan spikis, karena rentan terpapar, namun mereka tetap terus berjuang melayani pasien,” jelasnya.

Kepala Dukuh Kuncen, Kalurahan Bendungan, Krisbianto mengungkapkan para tenaga medis dinilai tidak pernah mundur kendati memiliki risiko tertular, dengan ikhlas penuh pengabdian tetap membantu para pasien untuk sembuh. “Kami kirimkan karangan bunga ini sebagai bentuk empati kami kepada para tenaga medis yang menjadi pejung COVID-19,” ungkapnya.

Dirut RSUD Wates Lies Indriati mengaku sangat terharu atas dukungan dan support masyarakat yang diwujudkan dengan karangan bunga. Sejak COVID-19 merebak, banyak sekali dukungan dari masyarakat bagi tenaga medis. Baik dari organisasi kemasyarakat juga pribadi. “Mewakili teman-teman medis, kami sangat terharu dan berterimakasih. Ini menjadi semangat kami untuk tetap kuat melayani pasien dan masyarakat untuk keluar dari wabah korona ini,” ucapnya. (tom/din)

Kulonprogo