RADAR JOGJA – Underpass di Pedukuhan Tigaron, Kelurahan Kulur, Kapanewon Temon yang hampir 15 tahun tidak diakses mulai difungsikan, kemarin (3/4). Warga menghidupkan underpass tersebut setelah perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang ada di wilayah setempat sudah ditutup total oleh PT KAI.

“Kami bergotong rooyong mengeruk tanah yang ada di underpass agar bisa dilalui, kalau memutar jaraknya lebih dari 3 kilometer,’’ kata salah satu tokoh masyarakat Janu Indrianto.

Dijelaskan, warga bergotong royong memberishkan tanah di underpass mulai 31 Maret. Penutupan perlintasan kereta dilakukan PT KAI setelah sempat terjadi kecelakaan belum lama ini. Satu unit sepeda motor tertabrak KA yang melintas.
“Kerja bakti dilakukan waga dan diawasi pihak keamanan pembangunan rel bandara dan aparat kepolisan. Kami ntetap jaga jarak aman,” jelasnya. (tom/din)

Kulonprogo