RADAR JOGJA – Ribuan botol minuman beralkohol (mihol) hasil operasi 2019 – 2020 di wilayah DIJ dimusnahkan, Kamis  (12/3). Pemusnahan dilakukan di sela Peringatan HUT Satpol PP ke 70 dan Satlinmas ke-58 yang dipusatkan di Alun-Alun Wates, Kulonprogo.

Kasatpol PP DIJ Noviar Rahmad mengatakan, salah satu tugas Satpol PP yakni menegakkan Peraturan Daerah (Perda). Salah satunya Perda Nomor 12/2015 tentang Pengendalian Mihol dan Pelarangan Opolosan. “Kami sudah melakukan penertiban di beberapa lokasi. Bertepatan dengan kegiatan ini, kami minta Kejari membantu pemusnahan barang bukti mihol dan oplosan yang tersita,” ucapnya.

Dijelaskan, sebanyak 3230 botol mihol dan opolsan diamankan dalam operasi yang dilakukan di seluruh wilayah DIJ. Momen pemusanahan ini sangat penting, sebab persoalan saat ini terkait kejahatan jalanan (klitih) salah satu pemicunya yakni mihol. “Kami gencarkan operasi, seminggu dua kali, kasus terbanyak sejauh ini Sleman,” jelasnya.

Sekprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji menyatakan, peringatan HUT Satpol PP dan Satlinmas kali ini merupakan momentum untuk menyosialisasikan peran Satpol PP dan Linmas sebagai penjaga ketentraman dan keamanan. “Harapannya kinerja Satpol PP dan Satlinmas semakin baik ke depan,” jelasnya.

Ditambahkan, sebagai ujung tombak di tengah masyarakat, Satpol PP dan Satlinmas akan terus melakukan reorganisasi, terus bekerjasama dengan polisi dan instansi lain dalam menjaga keamanan dan ketentraman warga. “Ada teknologi informasi yang bisa dimaksimalkan untuk peningkatan pelayanan, tugas pemimpin harus memberi contoh, jika bisa menjaga kekompakkan maka semua tugas akan berjalan baik,” ucapnya.

Menurutnya, Satpol PP dan Satlinmas juga berperan aktif dalam penanganan bencana, sebab itu menjadi salah satu tugas dan fungsi bersama BPBD dan pihak terkait lainnya. “Saya optimis Satpol PP dan Linmas ke depan semakin baik, dari sisi kelembagaan baik peran yang diberikan pemerintah termasuk penganggaran juga sudah baik, jadi kedepan harus lebih baik,” ujarnya

Terkait mihol dan miras, sudah menjadi tugas Satpol PP melakukan razia bersama pihak kepolisan dalam menegakkan perda. Miras dan mihol telah diatur dalam regulasi, peredarannya melanggar hukum dan akan mendapat sanksi pidana. “Miras itu meracuni dan merugikan generasi, sudah ada regulasi yang jelas. Jadi Satpol PP dan Polisi akan terus memonitor, jika terpantau akan dilakukan penindakkan,” katanya. (tom/bah)

Kulonprogo