KULONPROGO – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIJ bekerjasama dengan Komisi D DPRD DIJ kembali menggelar bedah buku. Kali ini berjudul ‘101 Bisnis Laris Manis Modal di Bawah 10 Juta’ karya Yudha Satria di Balai Desa Janten, Kecamatan Temon, Rabu (10/4).

Anggota Komisi D DPRD DIJ, Soleh Wibowo menegaskan untuk memulai usaha juga butuh pengetahuan. Itu bisa dari membaca buku. Menurut dia usaha yang baik adalah usaha yang dijalankan tidak hanya diperbincangkan. Buku yang dibedah kali ini sangat pas, sangat bermanfaat untuk warga Desa Janten. Buku ini bisa menjadi panduan untuk menjadi pengusaha dan ini baik untuk menangkap peluang kehadiran bandara.

“Bikin usaha itu jangan hanya tanya-tanya aja, yang penting masih mau usaha apa. Kegiatan ini juga sangat bagus agar warga dapat membudayakan membaca,” tegasnya.

Sedang Staff Seksi Pengembangan Minat dan Budaya Baca DPAD DIJ, Mintardi mengatakan, bedah buku tahun ini kegiatan dilangsungkan di 66 lokasi di DIJ. Bedah buku di Desa Janten ini kegiatan yang ke 44.

Dijelaskan, bedah buku kali ini temanya sangat pas, selain meningkatkan minat baca maki juga berhadap warga masyarakat setempat tidak hanya menjadi penonton dengan kehadiran bandara baru. Mereka bisa menjadi pengusaha dengan menyerap buku yang dibedah kali ini. “Semoga dengan kegiatan ini masyarakat Janten bisa terpacu untuk menjadi pengusaha, ini juga mengingat lokasi desa dekat dengan bandara baru,” jelasnya.

Pemimpin Redaksi, Diva Press, Munnah Hani’ah yang hadir mewakili penulis buku ‘101 Bisnis Laris Manis Modal di Bawah 10 Juta’ mengungkapkan, buku ini berisi tentang tata cara menjadi wirausahawan. Para peserta bisa mendapat materi mengenai tahapan-tahapan sebelum membuka usaha.

Menurut dia, modal yang paling utama itu yakni ilmu dan keahlian, ilmu itu bisa didapat dengan membaca, sementara keahlian bisa didapatkan dengan bekerja terlebih dulu dengan seseorang, nanti kalau sudah ahli kita bisa membuka usaha sendiri. “Kunci keempat penentuan target konsumen diperlukan agar usaha yang akan digeluti memiliki pangsa pasar yang jelas. Penentuan lokasi usaha, Janten jelas sangat strategis. Penentuan lokasi sangat penting,” ujarnya. (tom/pra/mg1)

Kulonprogo