Disnakertrans Berangkatkan 60 TKI ke Malaysia

KULONPROGO – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo melepas 60 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia melalui PT Sukses Mandiri Utama. Pelepasan dilakukan di Aula Disnakertrans Kulonprogo, Selasa (14/8).

Keenampuluh orang TKI Kulonprogo akan diberangkatkan 30 Agustus 2018. Rinciannya, lima orang pria bekerja di perusahaan Kisware, 20 orang perempuan di Plexus, 20 orang perempuan bekerja di Jabil.
“Sisanya 15 orang wanita akan bekerja di VS Industry,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Susilo, Selasa (14/8).

Pegiriman tenaga kerja ke luar negeri sebagai upaya menekan angka pengangguran. Mereka bisa mendapat pengalaman di dunia usaha dan industri sesuai kompetensi masing-masing.

“Bekerja di luar negeri memiliki berbagai keuntungan. Standar upahnya juga jauh lebih tinggi di sana. Sehingga diharapkan akan memeroleh modal untuk investasi saat pulang,” kata Susilo.

Menurut dia, para TKI akan mendapat pengalaman kerja di negara tujuan. “Yang jelas bisa menambah pengalaman dan penguasaan keterampilan serta karakter (disiplin, perilaku dan sikap kerja yang positif),” ujar Susilo.
Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) Bidang Administrasi Joko Kushermonto mengatakan Pemkab Kulonprogo mendukung pengiriman TKI ke Malaysia. Sebab banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam mengembangkan skill para TKI.

“Semoga mendapat kemajuan yang signifikan. Jika begitu, Disnakertans berarti telah mampu meningkatkan kualitas warga Kulonprogo menuju ke tingkat yang lebih baik,” kata Joko.

Menurut dia, esensi sebuah profesi adalah pelayanan. “Profesionalisme tidak cukup hanya dengan otak, tetapi harus dikembangkan dengan menaruh hati sepenuhnya pada objek yang dilayani,” ujar Joko. (tom/iwa/mg1)

Kulonprogo