RADARJOGJA.CO.ID Kursi DPRD Kulonprogo Fraksi Gerindra yang kosong hingga saat ini belum ada pengisian. DPP dan DPD Partai Gerindra kabarnya justru meminta DPC mengembalikan Gandung Suprapta duduk di parlemen kembali.

Sebelumnya, Gandung saat menjadi anggota DPRD Kulonprogo dari Fraksi Gerindra sempat terjerat kasus hukum dan sudah berkekuatan hukum tetap (in kracht). Akibatnya dia dinonaktifkan sebagai anggota DPRD.

Beberapa waktu lalu, pembicaraan untuk melakukan pergantian antar waktu (PAW) sudah dilakukan. Namun tak kunjung ada keputusan dan belum terlaksana. “Kami memang baru fokus ke Pilkada Kulonprogo,” kata Wakil Ketua DPRD Kulonprogo dari Gerindra Ladjiya Yok Mulyana, Senin (20/2).

Pengurus DPC Gerindra Kulonprogo Adi Sutrisna mengakui memang sudah ada kemajuan rencana PAW tersebut. Sudah ada calon yang akan diajukan menggantikan Suprapta. Namun ada perintah dari DPP dan DPD agar DPC mengaktifkan kembali Suprapta sebagai anggota DPRD Kulonprogo.

“Berdasarkan surat dari DPD dan DPP tersebut maka kami mengusulkan ke DPRD. Kulonprogo untuk melanjutkan surat-surat tersebut,” kata Adi.

Namun DPRD Kulonprogo tidak dapat melaksanakan permintaan DPP Gerindra. Sebab DPRD tidak memiliki kewenangan mengaktifkan kembali. DPC Gerindra pun berencana melaporkan soal tersebut ke DPD DIJ.

“Saya akan membawa surat keberatan dari DPRD Kulonprogo ke DPD Gerindra DIJ. Bagaimana selanjutnya nanti akan kami bicarakan,” kata Adi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati didampingi Sekwan Irianta mengungkapkan DPRD Kulonprogo sudah konsultasi ke Kemendagri.

“Saya sudah menulis jawaban surat dari Gerindra tersebut. Sesuai tatib, dewan PAW dilakukan mendasar pemberhentian dan pengangkatan gubernur. Sehingga DPRD tidak memiliki kewenangan mengaktifkan Pak Prapta kembali,” ungkap Akhid.

Pimpinan DPRD Kulonprogo tidak memiliki kewenangan mengubah mengangkat atau memberhentikan anggota DPRD Kulonprogo. “Surat dari DPC Gerindra sudah kami jawab,” tegas Akhid. (tom/iwa/mar)

Kulonprogo