RADARJOGJA.CO.ID PD BPR Bank Pasar Kulonprogo berharap bisa ambil bagian dalam pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA). Salah satunya sebagai penyaluran uang ganti rugi tanah kas desa yang terkena pembebasan bandara.

Dirut PD BPR Bank Pasar Kulonprogo Joko Purnomo mengatakan Surat Keputusan (SK) bupati dan surat edarannya sudah ada. Namun belum terealisasi. Joko mengharapkan dana ganti rugi bisa disalurkan lewat Bank Pasar.

“Kami tidak tahu sampai kapan kepastian ganti rugi tanah kas desa itu. Apakah disalurkan lewat kami atau tidak? karena mundur terus. Pada prinsipnya kami siap,” kata Joko saat penarikan undian Tabungan Binangun, Piranti dan Manunggal di Gedung Kesenian Wates, kemarin (21/2).

Penarikan undian menjadi keberuntungan Rady Tri Widoyo, warga Pedukuhan Sayangan, RT 011 RW 006, Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang. Seorang pedagang empek-emepk dan roti bakar. Dia meraih hadiah utama satu unit mobil Toyota Avanza.

Hadiah diserahkan Staf Ahli Bupati Kulonprogo Bidang Pembangunan Endang Purwaningrum. Karena berhalangan hadir, penerimaan hadiah utama yang ditandai dengan duplikat kunci diwakili Kasi Pembangunan Desa Banjararum Purwanto.

Joko memberi apresiasi tinggi kepada warga Kulonprogo yang telah menjadikan Bank Pasar sebagai bank utama melakukan transaksi keuangan. Kepercayaan nasabah mampu mengantarkan Bank Pasar bersaing di dunia perbankan tanah air.

Akhir Desember 2016, aset Bank Pasar Kulonprogo mencapai Rp 392 miliar. Posisi kami semakin kuat sebagai bank besar di kabupaten ini. Kenaikan aset tersebut didukung pertumbuhan kredit tahunan mencapai 23 persen dari Rp 281 miliar di tahun 2015 menjadi Rp 346 miliar pada akhir Desember 2016.

“Kepercayaan nasabah juga mendorong kenaikan penghimpunan tabungan dan deposito dari Rp 227 miliar di 2015 meningkat sebesar 35 persen menjadi Rp 299 miliar di akhir 2016,” kata Joko.

Endang mengatakan persaingan perbankan bisa dilihat dari deposito, tabungan dan penyaluran kredit yang merupakan sumber pendapatan. Kompetisi non-harga antar-bank juga bisa berbentuk hadiah dan promosi untuk menarik nasabah sebanyak-banyaknya.

“Kompetisi juga bisa berbentuk produk dan jenis layanan baru yang didukung perkembangan teknologi yang mampu menekan biaya produksi dan distribusi. Hal itu harus disikapi serius oleh Bank Pasar Kulonprogo jika ingin memenangkan persaingan,” kata Endang. (tom/iwa/mar)

Kulonprogo