RADARJOGJA.CO.ID – Penjabat (Pj) Bupati Kulonprogo Budi Antono meninjau Puskesmas Girimulyo II (16/2). Pembanguan gedung baru Puskesmas Girimulyo II belum selesai maksimal, ada beberapa bagian yang belum sempurna.

Budi Antono didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Arif Sudarmanta, Kepala Dinas Kesehatan Bambang Haryatno, dan unsur SKPD terkait beserta pejabat Setda Kulonprogo.

Bambang Haryatno menunjukkan beberapa atap bangunan yang bocor dan pengerjaan pengecatan maupun bangunan yang belum sempurna lain di Puskesmas Girimulyo II kepada Budi Antono.

Melihat itu, Budi meminta segera dilakukan pembenahan dengan anggaran yang ada. Perencanaan dan desain bangunan Puskesmas Girimulyo II kurang tepat dan tidak dikerjakan secara baik. Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya kebocoran atap bangunan dan tembok bergelombang.

“Pengecetannya kurang sempurna, perlu dibenahi dengan anggaran yang ada. Jika perlu ditambah anggarannya supaya menjadi bangunan yang representatif sesuai manfaat dan penggunaannya sebagai tempat pelayanan kesehatan,” kata Budi.

Bambang mengakui pembangunan gedung baru Puskesmas Girimulyo I saat ini masih finishing. Namun bangunannya terlihat lebih sempurna dibanding dengan Puskesmas Girimulyo II.

“Untuk Puskesmas Girimulyo II waktu pemeliharaan masih tersedia tiga bulan. Semoga waktu itu bisa dimanfaatkan melakukan pembenahan,” kata Bambang.

Kasubbag TU Puskesmas Girimulyo II Sumat menjelaskan atap yang bocor secara bertahap sudah mulai dibenahi. Sebagian juga sudah bisa ditempati meskipun belum maksimal.

“Saat ditempati sekitar akhir Januari 2017 lalu, gedung baru Puskesmas Girimulyo II masih banyak atap yang bocor seperti teras depan, pelayanan umum, UGD, ruang TU, ruang 5 rawat inap, dan kanopi teras depan,” jelasnya. (tom/iwa/mar)

Kulonprogo