GUNAWAN/RADAR JOGJA
KERJA BAKTI: Warga Tamansari, Watugajah, Gedangsari kerja bakti menyingkirkan material longsoran, kemarin (5/12).
SEMENTARA ITU, Salah satu ka-wasan zona merah di Gunungkidul mulai diterjang longsor. Kali ini satu rumah milik warga Tamansari, Watugajah, Gedangsari menjadi korban. Bagian teras nyaris habis dan rawan longsor susulan jika intensitas hujan terus tinggi.
Informasi yang dihimpun Radar Jogja kejadian itu berlangsung kema-rin (5/12) pagi sekitar pukul 06.30 diawali hujan deras. Korbannya warga RT 06/05 bernama Marsudi, 40. Rumahnya terancam ambruk. Tempat tinggal berdinding batako di atas tebing pada bagian teras rumah tanah ting-gal tersisa sekitar satu meter.
Kondisinya sudah mengkhawa-tirkan karena tanah terus bergerak ke bawah dan kalau hujan terus mengguyur, rumah yang dihuni enam jiwa ini terancam ikut terge-rus longsor. Meski kondisi tempat tinggal korban sudah mengkhawa-tirkan, korban tidak bisa berbuat lebih banyak. Bapak empat anak yang bekerja sebagai buruh tani hanya bisa berharap masyarakat terus membantu kerja bakti. “Kalau pindah, akan pindah kema-na. Ini hanya satu-satunya tempat tinggal,” kata Marsudi.
Sementara itu, Dukuh Tamansari Siswohadi beren-cana terus kerja bakti secara bergiliran setiap RT. Langkah tersebut mendesak dilakukan, mengingat kondisi rumah korban sangat membahayakan kese-lamatan. “Ini penting, sebab kalau tidak cepat diatasi rumah korban bisa ambruk,” kata Siswohadi.
Di bagian lain, Kepala Seksi Ke-daruratan dan Logistik BPBD Gunung-kidul Sutaryono mengaku sudah datang ke lokasi, bahkan sudah memberikan bantuan logistik. “Kita sudah memberikan bantuan logistik. Bukan hanya untuk korban, tetapi juga bagi warga yang kerja bakti. Kami perkirakan, logistik bisa mem-bantu warga kerja bakti selama tiga hari,” katanya.
Sedangkan untuk jumlah kerugian material akibat bencana, pihaknya mengaku masih menghitung. “Untungnya cuaca cerah siang ini (kemarin), warga langsung kerja bakti. Semoga besok juga tidak hujan, sehingga masyarakat bisa menyelesaikan pembenahan tebing longsor,” terangnya. (gun/ila/ong)

Kulonprogo