HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA

DIMULAI: Dandim 0731/Kulonprogo Letkol Inf Semuel Jefferson Aling didampingi Bupati Hasto Wardoyo saat membuka (TMMD) Reguler ke-93 di Lapangan Cublak, Desa Jatimulyo Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, kemarin (9/10).

Beri Bimbingan di Bidang Mental
KULONPROGO – Kodim 0731/Kulonprogo memulai kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-93 di Desa Jatimulyo Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, kemarin (9/10). Pembukaan TMMD dipimpin langsung Komandan Kodim 0731/Kulonprogo Letkol Inf Semuel Jefferson Aling.
Dandim 0731/Kulonprogo Letkol Inf Semuel Jefferson Aling mengungkapkan sasaran TMMD kali ini yakni pembangunan fisik berupa cor blok jalan sepanjang 1.100 x 2,6 meter, talud sepanjang 15 x 1,5 meter. Juga gorong-gorong sebanyak empat unit, perbaikan Masjid Al Mujahidin sekaligus plafonisasi 6,5 x 8 meter dan finishing masjid. Serta pendirian satu unit gardu ronda.
Selain itu, ada pula sasaran tambahan berupa bantuan bibit pohon dari BPDAS-SOP berupa 1500 batang bibit pohon Jati dan 1500 bibit pohon Sengon Laut. Adapun sasaran nonfisik, yakni bimbingan, penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat di bidang mental dan agama.
“Termasuk penanggulangan terorisme atau kamtibmas, narkoba, kenakalan remaja, pekat. Serta tentang bela negara dan wawasan kebangsaan, perilaku hidup sehat, penyuluhan dan baksos KB, serta penyuluhan pertanian,” ungkapnya.
Pasiter Kodim 0731/Kulonprogo Kapten CPL Wasito menambahkan dalam TMMD kali ini juga diserahkan bantuan dari Dinsosnakertrans berupa beras 500 kilogram dan mi instan 30 dus. Untuk memperlancar jalannya kegiatan fisik, BPPM Pemda DIJ juga memberi bantuan satu set tool kit atau alat kerja.
TMMD ini akan berlangsung hingga tanggal 29 Oktober 2014 mendatang dan diikuti seluruh anggota Kodim 0731/Kulonprogo sebanyak 30 orang, Satradar 215/Congot dan Kanminvetcad IV/17 masing-masing dua orang. Serta anggota Polres Kulonprogo, Den B Satbrimobda DIJ atau Sentolo, Tagana masing-masing lima orang.
“Jumlah ini masih dibantu oleh masyarakat, KBT dan aparat pemerintah sejumlah 50 orang setiap hari,” terangnya.
Sebelum dibuka secara resmi, kegiatan pra TMMD juga telah dilaksanakan sejak tanggal 8 September hingga 8 Oktober 2014 lalu. Sasaran TMMD Sengkuyung tahap II hingga saat resmi dibuka telah mencapai kurang lebih 20 persen dari seluruh sasaran kegiatan.
Program TMMD yang telah berlangsung sejak 34 tahun silam ini telah melalui beberapa kali evaluasi dan penyempurnaan. Program ini juga sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, lantaran sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil dan terisolasi.
“Sehingga keberadaan TNI untuk membangun sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah tersebut sangat relevan. Dalam konteks akselerasi pembangunan, TMMD dapat dinilai sebagai suatu terobosan yang efektif, efisien dan produktif,” ungkapnya.
Upacara pembukaan TMMD ke-93 kali ini digelar di Lapangan Cublak, Desa Jatimulyo dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kulonprogo, warga asyarakat, pelajar, serta SKPD terkait.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo sempat menyerahkan bantuan bibit pohon secara simbolis kepada pelajar SMP dan SMA setempat dalam acara pembukaan TMMD tersebut. Selain itu bantuan sosial juga diberikan kepada lansia dan anak yatim. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi sasaran TMMD Sengkuyung Tahap II/2014 di Desa Jatimulyo. (tom/ila)

Kulonprogo