PURWOREJO – Lubang di sisi kanan kiri jalan proyek peningkatan jalan provinsi dari Kelurahan Tambakrejo hingga Kelurahan Cangkrepkidul, Kecamatan Purworejo dileluhkan warga. Lubang bekas galian bahu jalan itu belum seluruhnya diurug, bahkan dibiarkan menganga sehingga sering mencelakakan pengguna jalan.
“Kondisinya semakin berbahaya, lantaran bekas galian itu kini sudah mulai ditumbuhi rumput sehingga tersamarkan. Saya sempat melihat beberapa pengendara terperosok dalam lubang itu,” terang Tiyok, 38, warga Cangkreplor kemarin (16/9).
Tiyok beberapa kali menemui seorang warga dilarikan ke poliklinik Budi Sehat lantaran jatuh dan kakinya melalami luka cukup serius. Meurutnya, itu hanya salah satu contoh, dan masih ada kasus lain, seperti mobil yang terperosok dan sulit bergerak.
“Sekilas permukaan bahu jalan itu tidak berlubang, karena sebagian tertutup rumput, padahal lubangnya cukup dalam,” imbuhnya.
Menurutnya, warga sebetulnya cukup senang dengan pelebaran jalan itu, dan jika sebelumnya pihak penggarap tidak membawa material tanah semuanya, warga dengan suka hati mau kerja bakti untuk mengurugnya.
“Tapi kami tidak tahu sebenarnya tanah-tanah bekas galian itu dibawa kemana, karena di pinggir jalan sudah tidak ada material untuk ngurug lagi,” ujarnya.
Petugas UPT Bina Marga Magelang Emil mengakui masih ada beberapa lokasi yang belum dilakukan pengurugan. “Memang ada yang kurang, tapi segera kami sampaikan kepada pihak penggarap jalan untuk segera dibereskan,” terangnya. (tom/jko)

Kulonprogo