SEMANU – Ribuan siswa Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Aliyah berkumpul di lapangan wilayah Semanu kemarin (16/9). Mereka mengikuti ajang kompetisi seni dan olahraga madrasah (Aksioma).
“Melalui Aksioma, siswa madrasah mampu mengembangkan bakat dan potensi. Sehingga prestasi akan semakin meningkat,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Aksioma Andar Prasetyo.
Menurut Andar, kegiatan yang dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Nur Abadi dan dihadiri Kepala MI, MTs dan MA se-Gunungkidul ini menjadi awal mengasah bakat para siswa. “Kami ingin, siswa mampu membuktikan kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Di antara cabang yang dilombakan dalam Aksioma, cukup banyak. Mulai dari hadroh, paduan suara, CCA, MSQ, MHQ, kaligrafi, catur, pidato bahasa Arab, MTQ, tenis meja, bulutangkis, atletik, pidato bahasa Jawa dan pidato bahasa Indonesia.
“Kegiatan Aksioma mendapat respon antusias dari seluruh siswa madrasah,” katanya.
Kepala Kemenag Gunungkidul Nur Abadi berharap, Aksioma mampu mendorong prestasi siswa. Dia membeberkan, bahwa saat ini pendidikan madrasah semakin diminati masyarakat. “Terbukti banyak masyarakat yang menyekolahkan anaknya di madrasah,” kata Nur Abadi.
Sebelumnya, pembukaan perlombaan Aksioma secara simbolis dilakukan Nur Abadi dengan melepas balon. Kemudian para peserta mengikuti berbagai kompetisi di kompleks lapangan Semanu dengan antusias. (gun/jko)

Kulonprogo