KULONPROGO – Dalam rangka memperingati HUT Ke-64 Kodam IV Diponegoro, Kodim 0731 Kulonprogo menggelar donor darah masal kemarin (2/9). Sebanyak 357 kantong darah berhasil terkumpul. Dengan tambahan darah dari Kodim ini, maka stok darah di PMI Kulonprogo aman minimal hingga sebulan ke depan.Komandan Kodim (Dandim) Kulonprogo Letkol Inf Semuel Jefferson Aling menjelaskan, kegiatan itu dilakukan serempak di seluruh satuan kewilayahan Kodim jajaran Kodam IV Diponegoro Jateng dan DIJ. “Ini merupakan bentuk partisipasi Kodim membantu PMI dalam penyediaan stok darah yang sangat dibutuhkan masyarakat Kabupaten Kulonprogo. Targetnya semaksimal mungkin, sesuai kemampuan dan kapasitas dari PMI untuk menyiapkan kantong darah dan bank darahnya,” jelasnya.
Donor darah belangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 dan dipusatkan di aula Makodim 0731 Kulonprogo. Kegiatan itu diikuti oleh anggota Kodim dan Koramil, Persit (Persatuan Istri Prajurit), PNS dan seluruh elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi. “Kendala paling utama keterbatasan tenaga dari PMI, seperti juga di kabupaten-kabupaten lainnya petugas PMI kurang lebih 10 orang. Sekarang ini ada 8 orang yang bertugas dalam donor darah massal di sini,” imbuh Dandim.Salah satu petugas PMI Kulonprogo Eti Herani menjelaskan, saat ini stok darah di PMI Kabupaten Kulonprogo masih cukup untuk stok satu bulan ke depan. Terlebih Minggu (1/9) lalu juga telah dilakukan kegiatan serupa di dua tempat berbeda di wilayah Kulonprogo. “Dengan kegiatan donor darah dari Kodim ini akan menambah stok darah kita, dan bisa aman minimal hingga sebulan ke depan,” ucapnya.
Eti menambahkan, saat puasa dan lebaran lalu, pihaknya memang sempat mengalami kesulitan stok darah, lantaran masyarakat pendonor rutin tengah menjalani ibadah puasa dan takut untuk melakukan aksi donor darah. Namun setelah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa donor darah tidak membatalkan puasa dan pelayanan bisa sampai malam hari, antusiasme masyarakat mendonorkan darahnya meningkat kembali. “Sehingga dari tahun-tahun sebelumnya (stok darah saat Ramadan,red) cukup. Seminggu hingga dua minggu setelah Lebaran sudah normal kembali hingga sekarang,” ujarnya.(tom/jko)

Kulonprogo