WATES – Sudah menjadi agenda tahunan, Pemkab Kulonprogo memberikan santunan kepada para penarik becak di Kulonprogo. Tahun ini santunan bahkan diberikan tidak hanya untuk penarik becak aktif, abang becak yang sudah tidak aktif menarik becak juga mendapat santunan. “Saya mengumpulkan zakat infak sedekah PNS agar PNS bisa berbagi kepada warga yang kurang mampu,” ucap Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat memberikan sambutan pemberian santunan kepada abang becak dan pensiunan abang becak di Rumah Dinas Bupati (22/7).
Hasto mengatakan penerima santunan tahun ini lebih banyak, lantaran pengumpulan zakat PNS tahun ini cukup besar dibanding sebelumnya. Kendati saat ini sebagian PNS masih ada yang belum membayar sebesar 2,5 persen gaji. “Pokoke sing duwe becak melu, sing pensiun tapi kecatet tetep mangkat,” seloroh Hasto disambut tepuk tangan para abang becak yang hadir.Hasto menambahkan, pemberian santunan kepada abang becak merupakan bagian dari program bapak asuh. Kerena sekarang setiap PNS diminta menjadi bapak angkat dari empat keluarga prasejahtera. “Jadi jika ada warga miskin di sekitar abang becak yang belum dapat bapak asuh, cari tahu ke kepala desa, camat, atau tanya ke bupati langsung siapa PNS yang jadi bapak asuh,” ucap Hasto.Tugas bapak asuh, kata Hasto, tidak hanya memberikan sedikit rezeki, tetapi juga memberikan pengarahan. Khususnya jika ada persoalan, dalam hal ini bapak asuh bisa menyampaikan persoalan kepada SKPD atau pihak yang terkait untuk memberikan solusi.Santunan yang diterima nominalnya juga lebih banyak dibanding sebelumnya. Jika tahun lalu santunan Rp 75 ribu, kali ini Rp 100 ribu. (tom/iwa)

Kulonprogo