WONOSARI – Petugas Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DIJ melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Dhaksinarga Wonosari kemarin (21/7). Dari sejumlah jajanan milik pedagang, ditemukan makanan dan minuman tidak layak konsumsi.Suparmini, staf BPOM DIJ mengatakan, saat pemeriksaan diketemukan berbagai minuman telah kedaluwarsa. Selain itu, beberapa penganan ringan diketemukan dalam kondisi rusak dan tak layak konsumsi.”Ini (sidak, Red) merupakan kegiatan rutin. Terutaman mendekati Lebaran,” ungkap Suparmi di sela-sela inspeksi kemarin (21/7).
Ia mengakui, barang bukti makanan berbahaya tidak disita. Pedagang yang kedapatan menjual barang kedaluwarsa hanya diberikan surat peringatan dan pembinaan supaya tidak melakukannya lagi.”Kami hanya memberikan peringatan tertulis. Kalau bisa, barang tersebut dimusnahkan atau kalau bisa dikembalikan ke toko-toko tempat mereka membeli,” pintanya.Diingatkan Suparmini, sanksi berupa teguran seperti sekarang tak berlaku jika pedagang tidak jera dan nekat menjual prodak berbahaya. Menurutnya, temuan dalam sidak sekarang dijadikan sebagai bahan catatan. “Jika kelak saat dilakukan sidak dan ternyata diketemukan kembali, BPOM tidak segan-segan menindak dengan tegas sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.Sementara itu, pemilik jajanan bermasalah, Sari saat ditanya petugas hanya senyum-senyum. Ia mengaku teledor karena tidak pernah memperhatikan tanggal kedaluwarsa pada makanan dan minuman dagangannya.
“Kalau tidak ada razia, saya tidak tahu. Waktu itu saya beli dan langsung menjual kembali,” akunya.Karena sudah diingatkan soal bahaya makanan dan minuman kedaluwarsa, ia berjanji lebih teliti lagi. Sejumlah botol minuman yang diketahui tidak layak konsumsi akan dikembalikan dan ditukar dengan baru. “Mudah-mudahan masih boleh dikembalikan, sehingga saya tidak mengalami kerugian,” papar Sari.Seorang pengunjung, Suwarti mengaku kaget melihat hasil sidak banyak ditemukan manakan dan minuman tak layak konsumsi. Ia mengapresiasi pemerintah karena melindungi hak konsumen. Terutama saat arus mudik Lebaran dan balik. Pusat keramaian seperti terminal biasanya ramai, sehingga makanan dan minuman yang dijual perlu diawasi.”Kami harus waspada kalau membeli sesuatu di terminal,”katanya.(gun/hes)

Kulonprogo